I Love You Forever

1609 Kata

Salsa mende-sah sambil membuang alat tes kehamilan ke tempat sampah yang ada di sebelah wastafel. Dia menatap cermin dan mengembuskan napas keras. Lima tahun belakangan ini, entah berapa buah alat tes kehamilan itu dia gunakan, tetapi tak jua pernah menunjukkan garis dua. Padahal segala cara telah dia tempuh, mulai dari program hamil, pengobatan alternatif, dan program gaya hidup sehat. Namun, tak tampak tanda-tanda dia akan segera hamil. "Sayang!" Ketukan di pintu kamar mandi dan suara Saga membuyarkan lamunan Salsa. Dengan langkah pelan wanita berambut panjang itu menyeret kakinya dan membuka pintu. "Kamu kenapa?" Saga menyentuh dahi Salsa dengan punggung telapak tangannya. Dahi pria itu mengernyit melihat raut sang istri yang kusut. "Aku enggak papa," jawab Salsa sambil berjalan ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN