Semenjak perceraian Liliana dengan Daniel beberapa bulan yang lalu, adik tirinya itu mulai meminta bekerja di perusahaan Hartoyo. Dengan dalih,”Daniel hanyalah petani miskin dari desa. Tanahnya hanya sepetak, dan itu sudah kami jual buat ongkos perceraian kita. Tak ada lagi yang tersisa dari pernikahan yang menyakitkan ini. Aku bekerja, hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Aku tidak mau menyusahkan Kak Sundari juga mama dan papa.” Malam itu sungguh sial, Hartoyo bilang kalau Liliana harus menginap di mansion, gegara sang bos dan asisten cantiknya akan melakukan perjalanan bisnis di esok hari, agar tidak tertinggal penerbangan awal di hari seninnya. Sundari menerima alasan itu meskipun hati dan perasaannya terasa berat. Dia mencurigai keakraban Hartoyo dan adik tirinya itu saat keduanya

