Sekali lagi Gia memperhatian penampilannya pada kaca toliet yang entah sudah berapa kali perempuan itu lakukan. Bagaimana perasaan Gia saat ini? jawabanya adalah gugup. Ia benar-benar seperti seorang pelakor yang sesungguhnya, tak ingin berpenampilan mencolok terlebih mengingat pakaian yang ia kenakan saat itu benar-benar membuatnya malu hingga kini. Ia yakin kali ini akan lumayan sulit untuk dirinya bagaimanapun wartawan akan mempunyai kesepatan besar untuk memojokkan dirinya. Drrt drrt “iya Bim ada apa? Sebenatar lagi aku akan konferensi pers, kamu kesini kan?” “iya aku kesana, tapi aku masih sama Biyya tadi aku mampir kesini hitung-hitung perkenalan lebih dekat dengan Biya, terlebih tadi bang Abid nitip jagain Biyya sebenatar, karena dia cari makan siang,oh iya Gi Biyya mau bicara

