"k*****t!" Arka tidak bergerak selama hampir satu menit. Bukan karena ia terkejut, melainkan karena otaknya menolak menerima satu fakta paling mendasar yaitu sistem ini tidak pernah salah. Villa Sheshan dibangun dengan logika paranoia. Setiap pintu, sudut, bahkan jeda antar langkah manusia sudah dihitung. Dan sekarang, layar-layar itu menampilkan ketenangan yang terlalu rapi dan bersih. “Putar ulang jam 06.40 sampai 07.10,” perintah Arka akhirnya. Tegas dan terkontrol. "Baik." Marco bergerak cepat di panel kontrol. Langsung terlihat layar utama membelah menjadi enam belas bagian. Setiap sudut villa muncul bersamaan. Tidak ada Tika berjalan atau berlari ke luar, pun tidak terlihat ada penjaga tumbang. Tidak juga terdengar ada alarm paksa. Semuanya rekaman yang terlalu bersih unt

