Msh aktif, tapi udah jarang buka twitter. It's okay, you can tell me what you wanna tell. Itu adalah balasan dari Rafka. Olin jelas terkejut begitu mendapati notifikasi balasan tersebut karena semalam, ia sama sekali tidak menyangka jika Rafka akan langsung membalas. Apalagi, balasan Rafka datang satu jam setelah Olin megirimkan pesannya. Dan Olin tidak tahu apa yang terjadi pada dirinya, namun ia langsung menangis begitu membaca balasan dari Rafka itu. Nangis betulan menangis. Tersedu-sedu sampai sesenggukkan. Padahal, tidak ada kata-kata yang memiliki unsur menyakiti dalam pesan balasan Rafka itu. Bahkan bisa dikatakan bila Rafka memberinya sebuah respon yang bagus. Namun, Olin terlalu terkejut sehingga dirinya menangis. Tiba-tiba saja rasanya sakit. Mungkin karena Olin sadar, ia tidak

