Rumah Wirda terlihat berantakan, Anka memilih untuk memanggil jasa bersih - bersih untuk membantu membereskannya besok. Sekarang, bereskan dulu hati Ariana tentang kejadian tadi siang yang merusak hari pernikahan mereka. Meski pura - pura, bagi Ariana, tentu saja Pernikahan adalah salah satu hari bersejarah dalam hidupnya. Ariana duduk di atas kasur sambil, wajahnya yang sembab, terlihat melamun sambil memeluk bantal. Baju kebayanya sudah teronggok mengenaskan di atas lantai, digantikan daster putih tanpa lengan. Sambil melepas kemeja yang masih menempel di badannya, Anka berjalan dan duduk di samping Ariana. Mengelus bahu istrinya pelan, membuat Ariana bergidik dan menoleh ke arah Anka. "Kita pasangan b******k ya, Ka? Cocok banget." Ariana tertawa hambar. "Yang satu b******n tukang mat

