"Ariana, kamu mencuci pakaian kerja saya?" Anka berteriak dari kamarnya. "Enggak. Aku laundry, nanti diantar." "Itu ada mesin cuci, kenapa harus laundry? Saya perlu celana yang dua hari lalu." "Malas Anka. Ya nanti juga diantar kalau sudah selesai." "Ck! Kamu periksa tidak sebelum antar cuciannya?" "Enggak. Ada apa sih?" "Tiket pesawat. Saya harus ke Singapore lusa, ke kantor Provider yang di sana." Ariana terdiam. "Berapa lama?" Ariana beranjak menuju kamar dan melihat Anka yang sedang bersiap ke kantor. "Mungkin dua minggu." "Lama banget. Mau ngapain sih?" Anka menghentikan kegiatannya mengancingkan lengan kemeja dan itu ganteng banget di mata Ariana yang harus meneguk liurnya sendiri melihat pemandangan dalam kamar mereka. Satu alis Anka naik, tanda dia bertanya 'maksudnya a

