bc

LOVE CARRIED BY GUSTS OF WIND

book_age16+
2
FOLLOW
1K
READ
BE
stepfather
blue collar
drama
secrets
like
intro-logo
Blurb

Anita adalah seorang siswi kelas 2 SMA yang dikenal hampir oleh seluruh warga sekolah. Bukan hanya karena wajahnya yang cantik dan senyumnya yang manis, tetapi juga karena prestasinya yang selalu membanggakan. Setiap semester, namanya hampir tidak pernah absen dari daftar siswa berprestasi. Guru-guru menyukainya karena Anita termasuk murid yang rajin, disiplin, dan bertanggung jawab terhadap tugas-tugas sekolah. Teman-temannya juga merasa nyaman berada di dekatnya karena Anita dikenal ramah dan suka membantu siapa saja yang mengalami kesulitan dalam belajar.

Menjelang ujian kenaikan kelas, kehidupan Anita menjadi semakin sibuk. Hampir setiap hari ia menghabiskan waktu untuk membaca buku, mengerjakan latihan soal, dan membuat rangkuman materi pelajaran. Ia memiliki target untuk mempertahankan nilai-nilai terbaiknya sehingga bisa tetap berada di peringkat atas. Bagi Anita, pendidikan adalah hal yang sangat penting. Ia percaya bahwa usaha yang dilakukan sejak sekarang akan menentukan masa depannya kelak.

Meski dikenal sebagai sosok yang sabar dan baik hati, Anita sebenarnya memiliki satu kelemahan yang diketahui oleh teman-teman dekatnya. Kesabarannya bisa habis dalam hitungan detik ketika berhadapan dengan orang yang sengaja membuatnya kesal. Karena itulah banyak siswa yang mengaguminya dari jauh, tetapi tidak banyak yang berani mengganggunya secara langsung. Mereka tahu bahwa Anita bisa berubah menjadi sangat cerewet ketika sedang marah.

Di sisi lain, terdapat seorang siswa yang memiliki kepribadian sangat bertolak belakang dengan Anita. Siswa itu bernama Febian. Jika Anita adalah simbol siswa teladan, maka Febian bisa dikatakan sebagai kebalikannya. Ia sering datang ke sekolah dengan wajah mengantuk karena terlalu lama bermain game pada malam hari. Saat pelajaran berlangsung, ia lebih sering tidur di meja daripada memperhatikan guru yang sedang menjelaskan materi. Nilai-nilainya juga tidak terlalu memuaskan sehingga sering menjadi perhatian guru.

Walaupun demikian, Febian bukanlah siswa yang dijauhi teman-temannya. Justru sebaliknya, ia memiliki banyak teman karena sifatnya yang santai dan mudah bergaul. Ia selalu berhasil membuat suasana menjadi ramai dengan berbagai lelucon yang dilontarkannya. Namun di balik sikap santainya, terdapat kebiasaan buruk yang tidak diketahui banyak orang. Febian sering bermain-main dengan perasaan beberapa siswi dan tidak terlalu serius dalam menjalin hubungan pertemanan dengan lawan jenis.

Salah satu teman dekat Febian adalah Andi. Berbeda dengan Febian, Andi merupakan siswa yang rajin dan cukup bertanggung jawab. Ia sering menasihati Febian agar lebih serius dalam belajar. Sayangnya, nasihat tersebut jarang didengarkan. Bagi Febian, bermain game jauh lebih menyenangkan daripada menghabiskan waktu untuk membaca buku pelajaran.

Suatu hari, suasana kelas terasa lebih tenang dari biasanya. Bu Ayu, wali kelas mereka, baru saja selesai memberikan tugas kepada seluruh siswa. Setelah memastikan semua siswa mencatat tugas yang diberikan, beliau berdiri di depan kelas dan mulai memberikan pengumuman penting mengenai ujian kenaikan kelas yang akan dilaksanakan beberapa minggu lagi.

Bu Ayu mengingatkan seluruh siswa agar mulai belajar dengan lebih giat. Beliau menjelaskan bahwa ujian tersebut sangat penting karena akan menentukan kelulusan mereka ke jenjang berikutnya. Hampir semua siswa mendengarkan dengan serius, kecuali satu orang yang terlihat menguap berkali-kali di bangkunya. Orang itu tentu saja adalah Febian.

Melihat hal tersebut, Bu Ayu langsung menegur Febian di depan kelas. Teguran itu membuat seluruh siswa tertawa. Anita yang duduk tidak jauh dari Febian pun ikut menertawakannya. Ia bahkan sempat menyenggol lengan Febian dan mengingatkannya agar mendengarkan penjelasan guru.

Namun kejadian yang benar-benar mengejutkan terjadi ketika Bu Ayu meminta Anita untuk membantu membimbing Febian belajar hingga ujian selesai. Seluruh kelas langsung riuh. Anita membelalakkan matanya karena tidak menyangka akan mendapatkan tugas tambahan seperti itu. Sementara Febian terlihat sama terkejutnya.

Bagi Anita, mengajari Febian sama saja seperti mengajari tembok berjalan. Ia sudah membayangkan betapa sulitnya membuat siswa pemalas itu fokus belajar. Di sisi lain, Febian juga merasa tidak senang karena harus belajar bersama seseorang yang menurutnya terlalu cerewet.

Perdebatan kecil langsung terjadi di depan teman-teman mereka. Anita mengeluh bahwa tugas tersebut hanya akan menambah beban pikirannya. Febian pun membalas dengan mengatakan bahwa dirinya bukan beban siapa pun. Adu mulut itu membuat seluruh kelas tertawa karena sudah terbiasa melihat mereka berdua bertengkar hampir setiap hari.

Setelah jam pelajaran selesai, Anita memutuskan pergi ke kantin bersama sahabatnya, Sintia. Mereka berharap bisa menikmati waktu istirahat dengan tenang sambil makan siang. Namun harapan tersebut ternyata tidak berlangsung lama.

Saat sedang membawa makanan, Anita tiba-tiba tersenggol seseorang

chap-preview
Free preview
*SEKOLAH SENIN* BAB I
Di hari senin di SMA Bonje yang sedang melaksanakan Upacara bendera yang bertugas adalah kelas 11 A yaitu kelas Anita, Anita yang menjadi pemegang bendera bersama temannya. "Aduuuhh, gimana yaa akuu panik ni gaes". Kata Anita yang memasang muka panik " Gapapa Anita kan kita sudah berlatih kemaren jadi jangan panik yaa percaya akan berjalan dengan lancar upacara nya". Ucap Sintia teman dari Anita yang baik dan juga perhatian. " Upacara bendera, Hari Senin tanggal 10 April 2023 Di mulai" Skip selesai upacara "Alhamdulillah ya lancar ya, Sin". ucap Anita dengan rasa senang. " iya nit, ya udah yuk ke kelas mau belajar buat mtk tar lagi kan ulangan". kata Sintia. " Baik laa yuk ". responnya. Mereka langsung menuju ke kelasnya untuk belajar dan juga mengumpulkan buku ke ruang guru setelah mereka belajar. Anita dan Sintia yang mendapatkan tugas untuk mengumpulkan buku ke ruang guru sebelum ulangan di mulai. "Gaess, bukunya di suruh kumpulin sama Bu Ayu". Kata Anita ( berteriak ) " Loh, kenapa di kumpulin, emang ada tugas?" tanya Febian sambil bermain game. " Kan ada ulangan bentar lagii, ulangan mtk kamu lupa ya Feb?". Saut Sintia sambil ngeledek. " Eh iyaa akuu lupaa bentar ya aku belajar bentar 2 menit doang yaa". ucap Febian sambil membuka bukunya. " Ngangangangak, udah di suruh kumpulin sama Bu Ayu, udahh gausah belajar kamuu Feb, masak aku harus nunggu kamu yang baru mulai belajar yang ada aku yang dimarahi sama Bu Ayu." ucap Anita sambil ngerepper. " Nyenyenyeny, sabar duluu Anitaa aku belom belajar sama sekalii bentarr yaa". Ucap Febian sambil ngeledek Anita. " Yaa ga bisaa dongg kan dari tadi banyak waktu buatt belajar, suruh siapa main game mulai tadii". Ucap Anita dengan nada tingginya yang khas. " Diiihh , akuu lupaa yaa kalo ga lupa dah belajar dari tadii, Andi juga kenapa ga bilang dari tadi malah belajar sendiri". Ucap Febian yang kesal. " Nah kan akuu di kenak juga takirain kamu emamg ga mau belajar yasudah aku belajar sendiri". Saut Andi Anita dan Febian mulai cek cok gara gara mau ngumpulin buku dan Febian yang belom belajar, Sintia dan Andi yang sudah terbiasa dengam pentengkaran mereka udah tidak di herankan lagi. Seketika Bu Ayu datang dan terkaget karena suara Anita yang keras. " BERHENTIIIII, kalian kenapa bertengkar sampe kedengaran ke luar suaramu Anita". ucap bu ayu sambil merasa kesal. " ini Bu, Febian ga mau ngumpulin bukunya garagra dia blom belajar, ya udah saya paksa ambil saja bukunya tapi sama Febian di ambil balik Bu". Ucap Anita yang merasa bersalah. " Ya kamu ga nunggu sebentar orang mau belajar bentar napa sii". ucap Febian. " Udah udah sekarang ayoo mulaii Ulangannya, Anita bukunya letakkan di meja guru depan". Ucap Bu Ayu yang sudah muak dengan dua orang itu. " A-ah baik bu ". Anita langsung meletakkan bukunya dan kembali duduk di bangku nya. Sebelum ulangan seperti biasa mereka berdoa bersama sama agar ulangan mereka lancar. Setelah baca doa Bu Ayu menyuruh Febian untuk pindah tempat duduk ke depan yang bersampingan dengan Anita, tetapi Febian protes.... " Rifki tolong dong kamu pindah ke tempat Febian ya, dan Febian silahkan pindah ke depan sini". ucap Beliau yang menyuruh Febian pindah dan Rifki yang mengangguk dan langsung pindah. " Kok di samping Anita sii Buu... gamauu nanti Anitanya nyontek". kata Febian yang sambil merengek. " Dihhh siapa jugaa yang mau nyontek ke kamu jangan sok pinter dehh". Yaa seperti biasa Anita mgomel - ngomel. " Astagaaa udaah kamu pindah aja ga usah banyak cincong kamu yaa Feb, suruh siapa ga belajar. Udah cepat pindah ulangannya mau di mulai." kata Bu Ayu yang mulai pusing dengan tingkah mereka. " Udah sana pindah Feb, biar ga tambah di marahi kamu". Ucap Andi yang menyuruh Febian agar tidak di marahi lagi sama Bu Ayu. Tetapi tidak se mudah itu Febian tidak langsung pindah karena masih ngomel - ngomel, tapii Febian di marahi sama Bu Ayu dan langsung pindah. Nah setelah pindah di samping Anita mereka berdua saling menatap sinis dan menjauhkan mejanya. Bu Ayu mulai membagikan kerjas Ulangan kepada semua siswa dan menyuruh mengerjakan. Tapi Febian masi tetep ngomel ke Anita sambil ngeledek. " Anitaa jangan nyontek yaa " kata Febian sambil senyum sinis. " Apan sii kamuu ga jelas bangett, aku laporin ni ya ke Bu Ayu". ( ucapnya ) " Emang berani? yasudah silahkan Ahahahhahah". ucap Febian yang ngeledek " Bu Ayuu Febian ni buu". ( melapor sungguhan ygy dengan penuh berani ) " FEBIANNN, BISAA DIEM? APA MAU DI PINDAH KE RUANG GURU?". bilangnya yang sambil mengancam. "B - baik bu". ucapnya dengan rasa takut. Semua siswa mengerjakan dengan sangat serius dan suasananya jadi sunyi, tetapi tidak dengan mereka berdua yang masi lirik lirikkan dan dengan Febian yang sambil ngeledeknya sampai ketahuan Bu Ayu. " Anitaaa Febiann mau di pindah ke ruang guru?". Ucap Beliau kepada mereka berdua " A-aah ngga bu, maaf ". ucapnya yang bersamana " Anak - anak waktunya sampe bel istirahat berbunyi yaa" . *BAIK BUU* ( Bersamaan)

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Dinikahi Karena Dendam

read
238.3K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
197.2K
bc

Kali kedua

read
223.5K
bc

Bukan SEX-retaris Simpanan

read
26.7K
bc

TERNODA

read
205.2K
bc

Istri Lemah, Pengacara Kejam

read
1.5K
bc

Terpaksa Menjadi Istri Kedua Bosku

read
24.4K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook