bc

SURGA DI BALIK DOSA

book_age18+
1
FOLLOW
1K
READ
dark
forbidden
family
drama
friends with benefits
like
intro-logo
Blurb

"Aku masih ingat pertama kali aku melihat tubuh kekar Mas Sony tanpa baju. Waktu itu aku hanya ingin kerokan. Tapi tubuhku menginginkan lebih."

Namaku Yanti. Aku istri orang, ibu dua anak, dan perempuan yang lelah dengan pernikahan dinginnya. Aku tidak mencari cinta—aku hanya mencari hasrat yang sudah lama hilang.

Tapi hasrat itu berubah menjadi kecanduan. Kecanduan berubah menjadi cinta. Dan cinta berubah menjadi keputusan yang menghancurkan dua rumah tangga.

Ini bukan cerita tentang pahlawan. Ini cerita tentang perempuan yang memilih menjadi penjahat demi kebahagiaannya sendiri.

Dan di akhir kisah ini, kau akan bertanya: pantaskah ia bahagia?

chap-preview
Free preview
Awal dari Segalanya
Aku Yanti. Usiaku 30 tahun, tinggiku sekitar 168 cm, kulit putih, d**a ukuran 36. Akan kuceritakan asal mula perselingkuhanku — bukan karena niat, tapi karena keadaan yang perlahan membawaku ke tepian jurang. Aku tinggal di Kota Yogyakarta, ibu rumah tangga dengan dua anak. Suamiku bekerja di perusahaan tambang di luar Jawa. Dia pulang sebulan sekali, itupun seringkali hanya dua atau tiga hari. Awal-awal pernikahan, aku masih bisa menahan rasa sepi. Tapi lambat laun, kebutuhan itu — bukan hanya fisik, tapi juga kehangatan dan perhatian — menjadi lubang menganga yang tak terisi. Aku punya libido yang sangat tinggi. Ini jujur kukatakan pada diriku sendiri. Tapi aku tidak pernah sembarangan. Aku menyalurkannya ke kegiatan positif: berenang seminggu dua kali, senam aerobik rutin, dan lari pagi. Hasilnya? Bodyku sangat seksi — aku tidak malu mengakuinya. Perut rata, pinggul pas, kulit bersih, dan postur tegap karena terbiasa olahraga. Kalau sedang jalan-jalan di mall, sering kuperhatikan banyak mata lelaki yang menatapku tajam. Seakan ingin menelanjangiku. Ada yang sopan, ada pula yang sengaja melirik ke d**a atau pinggulku. Awalnya aku risih, tapi lama-lama... ada kepuasan tersembunyi. Perasaan bahwa aku masih diinginkan, sementara suamiku sendiri sudah bertahun-tahun tidak pernah lagi memandangku seperti itu. Bila sedang kesepian, aku sering main ke Magelang. Bukan untuk cari angin segar, tapi untuk sekedar bertemu Widya — temanku sejak SMA. Kami dulu satu kos di Yogyakarta sebelum menikah. Widya sekarang tinggal di Magelang bersama suaminya, tinggal di perumahan yang asri di pinggiran kota. Widya bekerja di perusahaan bonafit — aku lupa persisnya apa, tapi katanya bagian finansial. Suaminya, Mas Sony, bekerja di instansi pemerintahan. Mereka belum punya anak meski sudah menikah hampir tujuh tahun. Rumah mereka bersih, rapi, penuh tanaman hias. Widya selalu ramah, Mas Sony juga... mungkin terlalu ramah. Kedatanganku ke Magelang biasanya hanya untuk ngobrol-ngobrol, kadang jalan-jalan ke mall — itupun pas hari Sabtu atau Minggu yang pas Widya libur. Disamping itu, aku juga menjenguk orang tuaku yang tinggal di kota itu, di sebuah kampung tidak jauh dari Alun-Alun Magelang. Tapi hari itu — Sabtu yang akan kuceritakan — semuanya berbeda.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Unscentable

read
1.9M
bc

He's an Alpha: She doesn't Care

read
740.2K
bc

Claimed by the Biker Giant

read
1.7M
bc

Holiday Hockey Tale: The Icebreaker's Impasse

read
973.9K
bc

A Warrior's Second Chance

read
355.9K
bc

Not just, the Beta

read
346.8K
bc

The Broken Wolf

read
1.1M

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook