Pagi yang cerah, sayangnya tak secerah hati pemuda yang tengah duduk seorang diri di depan rumahnya. Pemuda itu, Hie sedang duduk di atas sebuah batu berukuran besar yang menancap kokoh di halaman rumahnya. Sebuah rumah yang baru dua hari ditempati olehnya beserta kakek dan neneknya. Setelah pergi dari desa yang sudah ditinggalinya sejak bayi, kini dia berada di desa lain yang berjarak cukup jauh dari desa lamanya. Desa yang asing dan sangat jauh berbeda dengan keadaan desanya dahulu. Jika di desanya yang lama suasananya masih asri, banyak ladang yang ditumbuhi berbagai jenis sayuran dan bebas dipetik oleh siapa pun, tidak demikian dengan di desa barunya. Di desa itu, setiap ladang memiliki tuannya tersendiri. Sang tuan yang melarang sayuran miliknya dipetik sembarang orang. Jika di d

