BAGIAN 34

2494 Words

Wajah Karen memerah, kedua matanya berkaca-kaca. Hatinya sakit melihat kekasih yang dia cintai sepenuh hatinya berpelukan dengan wanita lain, terlebih wanita itu adalah ibunya sendiri.  Karen melangkah mantap mendekati Hie, lantas dia layangkan tangan kanannya sekencang mungkin mendarat di wajah Hie. Hie tertegun di tempatnya berdiri. Dia menerima sepenuhnya perlakuan Karen padanya. Dia sadar dirinya telah menyakiti perasaan Karen. Dia telah melakukan kesalahan tak termaafkan karena mengecewakan gadis itu.  “Karen, apa yang kau lakukan? Kenapa kau menampar Hie?!” bentak Yuren murka. Dia tak terima Karen menampar Hie begitu kerasnya. “Seharusnya aku juga menamparmu. Tapi sayangnya kau ibuku, seandainya kau bukan ibuku pasti sudah ku tampar wajahmu yang sok kecantikan itu.” Yuren terbelal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD