“Karen!!” Karen menghentikan langkahnya begitu telinganya mendengar suara yang fimilier baginya berteriak memanggil namanya. Dia tersenyum tipis pada sang pemilik suara yang tidak lain merupakan teman baiknya, Sonya. “Kau bisa pergi sekarang.” titah Karen setelah melirik ke arah seorang pria yang berdiri di belakangnya. Pria yang ditugaskan untuk menjaganya menggantikan Hie. "Baik, Nona.” Pria itu menjawab, lalu melangkah pergi menuju ruangan yang disediakan khusus untuk para pengawal. “ Sepertinya tugas Hie sepenuhnya digantikan pengawal tadi, ya? Apa kau masih belum menemukan kekasihmu yang kabur darimu?” goda Sonya seraya menyenggol pinggang ramping Karen. Karen memutar bola matanya malas, dia melangkahkan kakinya memasuki kelasnya yang dibuntuti Sonya di belakangnya. Karen dud

