Awan tipis di langit menyambut pagi, memancarkan cahaya redup ke dalam kamar suite 502. Ketegangan pagi hari antara Damon dan Aroe mulai mereda, meskipun udara masih terasa sesak setelah konfrontasi tak terucapkan. Pintu suite diketuk, dan Damian masuk. Ia membawa paper bag bermerek mewah berisi setelan pakaian baru, lengkap dengan troli berisi kopi hitam pekat dan beberapa sarapan ringan, seperti yang diperintahkan Damon. Damian menghela napas lega. "Tuan Damon. Pakaian dan sarapan sudah tiba." Aroe menerima tas dengan anggukan, sedikit menunduk. "Terima kasih, Tuan Damian." Aroe segera mandi dan mengganti pakaiannya di kamar mandi. Setelan untuk Aroe adalah produk tailor mewah, terasa pas dan membalut tubuhnya dengan sempurna. Kainnya jatuh elegan, membuat sosok Aroe yang 'maskul

