Aroe menutup pintu utama kamar Damon. Telinganya terasa panas dan ternoda mendengarkan suara genit Karel, tetapi ia memaksakan dirinya untuk bersikap profesional. Ia bersandar di dinding, memejamkan mata, membiarkan pikirannya fokus pada satu hal: misi. Di dalam kamar, suasana langsung berubah dingin. Karel, yang tadinya percaya diri, mulai panik merasakan ketidakhadiran emosi dari Damon. Karel mencoba memijat bahu Tuan Damon dengan gerakan sensual. "Tuan Damon terlihat sangat tegang. Biarkan saya membantu Anda rileks. Saya bisa membuat Anda lupa pada semua masalah, Tuan Kael..." Damon menutup matanya, membiarkan sentuhan itu. Ia mencoba meyakinkan dirinya sendiri bahwa sentuhan pria ini, yang seharusnya menjadi "kontras total" dari Aroe. Namun, ia hanya merasakan rasa jijik yang di

