bc

Dambaanku

book_age18+
0
FOLLOW
1K
READ
drama
like
intro-logo
Blurb

Bohong ketika seseorang mengatakan "aku tak akan mendabanya kembali" ketika dihatinya masih terpatri rasa kasih.

Seperti Zoya ketika usianya genap lima tahun ibunya meninggalkan Zoya dipanti asuhan. Hidup tanpa sosok ayah menjadikan itu sebagai alasan meninggalkan Zoya keluar negri untuk menjadi TKI, dan berjanji akan kembali.

Namun siapa sangka ibunya berbohong, ibunya pergi bukan untuk bekerja sebagai TKI namun ibunya menikah dengan pria yang berada di Negara tujuannya

lalu bagaimana kelanjutan hidup Zoya?

chap-preview
Free preview
ibu jangan tinggalkan aku
Jam menunjukkan 20:35 dikota A guyuran air hujan cukup deras dua orang perempuan beda generasi baru saja turun dari Taxi yang ditumpanginya. Satu wanita membawa koper yang cukup besar di tangan kirinya dan tangan kanannya menggandeng tangan mungil seorang gadis kecil berusia lima tahun. Gadis kecil itu bertanya-tanya di otak kecinya mengapa pergi ditempat ini , ini tempat apa, ini rumah siapa pertanyaan itu terlintas dibenaknya saat melihat dibalik gerbang sebuah bangunan mirip rumah namun cukup besar. Dia ingin bertanya namun di urungkan dia tak mau ibunya marah lagi. sedari di rumah gadis itu sudah bertanya berkali kali pada ibunya bukan jawaban yang didapat namun sebuah bentakan. Dinginnya malam yang bercampur dengan guyuran air hujan dan terpaan angin membuat tubuh kecinya kedinginan di genggamnya erat tangan wanita dewasa yang menggandengnya. "Ada yang bisa saya bantu nyonya?". tanya seorang pria paruh baya membawa payung dari balik gerbang dia adalah seorang petugas keamanan ditempat itu. "Aku Mahnoor paman Gu". ucap Mahnoor. "oh Noor aku tak terlalu mengenalimu, dan anakmu- ucapan paman gu terpotong ketika melihat anak perempuan disebelah Mahnoor menggigil kedinginan terkena air hujan. "cepat cepat masuklah!". perintah paman Gu pada Mahnoor dia tak tega melihat anak kecil itu kedinginan. "Noor". sapa seorang perempuan berusia lebih tua dari Mahnoor "kak aku datang". uacapnya Mahnoor dengan binar bahagia memeluk wanita didepannya yang tak lain adalah kakaknya "Ya Allah Zoya". kakak Mahnoor Neriman kaget melihat anak adiknya Zoya tengah mengigil kedinginan. "Noor kenapa kau membawa Zoya malam malam seperti ini kesini dan kau tak memakaikannya jas hujan. "sudahlah kak tak apa dia harus melatih fisiknya agar tak sakit sakitan dan merepotkan orang lain". uacap Mahnoor, anaknya ini memang dulu lahir secara prematur dan setelah lahir tubuhnya mudah sakit dikarenakan saat dikandungan Mahnoor pernah melakukan aborsi namun gagal kandungannya pada saat itu cukup kuat. "itu semua karena keslahanmu Noor, jika kau tak bodoh semua itu takkan terjadi".ucap Neriman kesal dengan perkataan Mahnoor. adiknya ini selalu menyalahkan anaknya yang tak tahu apa-apa. Mahnoor masuk kedalam ruangan Neriman dia mengeluarkan pakaian Zoya dari dari dalam kopernya tanpa mengeluarkan pakainya. " Aku akan pergi keluar negri dan bekerja disana, aku titipkan Zoya disini". ucap Mahnoor menjawab pertanyaan Neriman yang hendak di pertanyakan pada adiknya. "kenapa kau tak mengajak Zoya, Noor. Zoya masih kecil dan dia masih membutuhkan mu?". Neriman bertanya pada Mahnoor dia tak habis pikir bisa bisanya Mahnoor meninggalkan anaknya jauh di negara orang tanpa rasa bersedih. dia sedih melihat keponakannya itu lahir tanpa ayah dan kini ibunya malah mau pergi jauh. "Zoya kau akan tinggal disini bersama bibik Neri, kau harus menurut padanya. dan jangan mencariku". ucap Mahnoor tegas pada Zoya. Bocah itu sudah berkaca-kaca matanya saat ini dia memeluk kaki ibunya. "aku tak mau di tinggal Bu". ucap gadis itu dengan suara lirih menahan tangis Bocah itu mengguncang kaki ibunya pelan kepalanya mendongak matanya banjir dengan air mata penuh dengan luka. "ibu jangan tinggalkan aku". ucapnya lagi "Noor tega sekali kau ini , anakmu masih kecil dan kau akan meninggalkannya. Aku tak tahu bagaimana caramu berfikir". Neriman kesal dengan Mahnoor bukan dia keberatan jika Zoya tinggal dengannya dia senang-senang saja Zoya sudah seperti anaknya sendiri. tapi dia kesal adinya ini tega sekali meninggalkan anaknya , bekerja diluar negri membutuhkan bertahun tahun baru bisa kembali. "aku lelah kak , kau tau gajiku bekerja disini tak bisa menutupi kebutuhanku apa lagi ditambah beban hidup bocah s***l** ini". ucap Mahnoor wajahnya menunjuk Zoya yang di masih setia memeluk kakinya dengan tatapan tajam. Zoya tak bisa melakukan apapun dia hanya bisa mengis dan memeluk kaki ibunya agar ibunya tak melangkah pergi. "Jaga bicaramu Noor, berhenti menyalahkan anakmu". bentak Neriman pada Mahnoor "Itu benar kak, jika dia mati saat masih dikandungan dulu it lebih bagus, Arraf pasti akan menikahi ku". "haha kau percaya diri sekali dia saja tidak mau bertanggung jawab dengan darah dagingnya sendiri bagaimana mungkin dia mau menikahimu Noor". ucap neriman mengejek dia menertawai kebodohan adiknya yang menyalahkan semua kesalahannya pada Zoya. " Baik jika kau tak menginginkan putrimu baiklah aku akan membesarkannya". imbuhnya dengan mantap. "sini sayang kau akan bersama bibik". Neriman berusaha mengangkat tubuh mungil Zoya agar terlepas pelukannya dari kaki Mahnoor. "tidak mau bibik tidak mau akau ingin bersama ibu hwaaaaaaaa". Zoya menangis histeris saat sudah digendongan Neriman dan Mahnoor sudau melangkah pergi keluar dari panti. "lepaskan aku bibik, ibu tunggu aku. bibik turunkan aku!". Zoya terus memberontak Zoya ingin mengejar ibunya. semakin kuat Zoya memberontak Neriman semakin tak bisa bertahan dia takut Zoya akan jatuh , akhirnya dia menurunkan Zoya. gadis kecil itu berlari mengejar ibunya tak memperdulikan kakinya yang tak beralaskan dan derasnya hujan mengguyur tubuh kecilnya yang ringkih. "berhentilah Zoya , ibumu tak menginginkan mu lagi". ucap Neriman lirih.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Pawang Cinta CEO Playboy

read
2.8K
bc

Mantan Sugar Baby

read
8.6K
bc

Menikah, Karena Tak Sengaja Hamil

read
1.3K
bc

Hati Yang Tersakiti

read
9.2K
bc

DIHAMILI PAKSA Duda Mafia Anak 1

read
45.1K
bc

The CEO's Little Wife

read
685.3K
bc

Pak Bos Duda Jadi Jodohku

read
34.1K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook