33

1106 Words

Jam sudah menunjukkan pukul tujuh pagi Cinta menatap lekat wajah tampan Kean yang masih terlelap di sebelahnya Setelah melaksanakan shalat subuh tadi, keduanya tertidur kembali karena merasa begitu lelah Cinta lelah setelah menunggu Vina seharian di rumah sakit, dan Kean lelah dengan pekerjaan kantornya Cinta mengusap lembut pipi Kean dengan punggung tangannya, wajah tampan kean ketika tertidur pulas membuatnya gemas Lalu Cinta menyentuh pelan alis Kean yang tebal, hidung mancungnya, bibir yang merah alami tak kalah dari kebanyakan oppa Korea pipinya yang halus, dagu yang ditumbuhi bulu tipis pokoknya...ah...sulit untuk membayangkannya. Ketika tangan Cinta hendak menyentuh bulu mata nan lentik milik Kean tiba tiba Kean bergerak cepat merengkuh pinggangnya Cinta tersentak kaget, ter

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD