15

1205 Words

Cinta tersenyum memandang wajah suaminya yang sedang berbaring di atas paha Cinta sebagai bantal. Cinta mengelus lembut rambut Kean yang tertidur dan basah karena baru selesai melaksanakan sholat ashar " mas Kean, " panggil Cinta " hmn " Kean hanya berdehem saja, sedang menikmati belaian tangan Cinta di rambutnya " Cinta mau liat mas pargoy pagi " " enggak, kemarin kan udah Ta, malah di rekam sama kamu kan " kemarin malam setelah umi, abi, dan bunda pamit pulang, Cinta menagih hutang Kean untuk joget pargoy " ck, mas ngeselin..gak mau turutin kemauan Cinta " ucap Cinta mengerucutkan bibirnya tanda merajuk " ya Allah Ta, aku udah gak bisa lagi, malu " " terserah " Kean sedikit menyingkap daster Cinta hingga menangkap perut datarnya, Kean mengecup lembut perut Cinta " dek, bilangin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD