Cinta tersenyum memandang wajah suaminya yang sedang berbaring di atas paha Cinta sebagai bantal. Cinta mengelus lembut rambut Kean yang tertidur dan basah karena baru selesai melaksanakan sholat ashar " mas Kean, " panggil Cinta " hmn " Kean hanya berdehem saja, sedang menikmati belaian tangan Cinta di rambutnya " Cinta mau liat mas pargoy pagi " " enggak, kemarin kan udah Ta, malah di rekam sama kamu kan " kemarin malam setelah umi, abi, dan bunda pamit pulang, Cinta menagih hutang Kean untuk joget pargoy " ck, mas ngeselin..gak mau turutin kemauan Cinta " ucap Cinta mengerucutkan bibirnya tanda merajuk " ya Allah Ta, aku udah gak bisa lagi, malu " " terserah " Kean sedikit menyingkap daster Cinta hingga menangkap perut datarnya, Kean mengecup lembut perut Cinta " dek, bilangin

