Sudah seminggu sejak kejadian Tia yang nangis sambil keluar ruangan Juna. Dan sudah berpuluh-puluh pesan juga panggilan yang Juna kirimkan kepada Tia. Namun semua diabadikan, Juna bingung, biasanya dia yang suka mengabaikan orang lain. Tapi sekarang dia yang diabaikan. Jadi begini rasanya?. Juna juga udah berusaha nyari Tia di kampus, tapi nihil dia gak pernah menemukan Tia. Bahkan Tia gak ada setiap jadwal dia ngajar di kelasnya. Dengan kata lain Tia bolos di matkul yang diampunya. Juna sampai rela nungguin Tia di kantin setiap dia ada waktu kosong. Sampai-sampai Agra harus nyusulin Juna buat narik dia balik ke kafe. Buat jual tampang lagi. Padahalmah dia sendiri juga udah cukup menarik banyak pelanggan. Juna gak nyerah gitu aja, dia juga udah minta tolong sama tiga temannya Tia. Tapi m

