Hasta tak bisa menyurutkan senyumnya. Menyandarkan kepala pada jendela mobil yang kini ditumpanginya, pria itu menatap jalanan dengan hati penuh kelegaan. Uh, akhirnya bisa keluar dari rumah sakit. Walau belum bisa pulang ke kafe miliknya tapi setidaknya Hasta tak lagi terkurung di rumah sakit. "Ingat ya Has, kamu harus istirahat selama tiga hari di rumah. Nggak boleh urus kerjaan dulu." Ucap Amel yang berhasil mengalihkan atensi Hasta dari pemandangan yang tersuguh di luar jendela mobil, beralih pada wanita paruh baya tersebut. "Iya Ma, aku nggak akan ingkar janji." Tersenyum puas, Amel mengelus kepala putra semata wayangnya. Tak lupa memberi banyak wejangan selama sisa perjalanan hingga akhirnya mereka tiba di rumah. "Papa di kantor?" Tanya Hasta saat digiring Amel menuju lantai a

