Wajah panik terlihat jelas di wajah orang-orang yang sedang menunggu didepan pintu ruang UGD. Zaki sedari tadi selalu mondar-mandir tak menentu. Dia terlihat begitu cemas semenjak Nindya pingsan tadi. Bukan hanya Zaki,Naira dan juga orang tua Nindya beserta orang tua Zaki juga tak kalah cemasnya dengan kondisi Nindya. Ya,Zaki langsung mengabari kepada orang tuanya dan mertuanya tentang Nindya yang tiba-tiba pingsan. Dan mereka juga langsung berangkat menuju rumah sakit dimana Nindya ditangani. Perlahan terdengar suara pintu dibuka dari arah dalam ruangan. Seketika seluruh pandangan orang yang berada didepan ruangan itu langsung tertuju pada sumber suara tersebut. Nampak lah dokter yang menangani Nindya keluar dari pintu tersebut. Dengan harap-harap cemas, mereka semua mendekat kearah

