6 🦋

1513 Words

"Aku tidak akan menjadi imam untukmu. Di dunia maupun di akhirat." Hati Anin mencelos oleh kalimat Hadid yang tiba-tiba. Sangat jelas dipendengaran Anin jika lelaki itu tidak ingin menjadi imamnya. Baru saja suaminya selesai memalingkan muka setelah salam dalam salatnya, malah itu yang dia katakan untuk menyakiti Anin lagi. "Keluar, Nin," pintanya terdengar datar, raut wajahnya pun Hadid belakangi dari Anin. "Pernikahan kita udah setahun, Mas. Kemarin tepatnya. Sekali satu tahun, apa itu sulit sekali Mas? Jadi imam Anin." "Seumur hidup!" suara Hadid meninggi. Lelaki itu bangkit sangkat kasar dari sajadahnya. "Seumur hidup aku gak akan ngelakuin apa yang kamu mau atau minta dariku!" tekan Hadid bengis kemudian mengusir Anin dengan tatapannya, "Keluar." Anin menggeleng bantah. "Coba kat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD