"Buka matamu sayang, atau kucium bibirmu yang menggoda itu." ujar Leo yang sudah menggendong tubuh Cailey begitu ringan ala bridal style, seolah tak merasakan beban sama sekali. Dalam hati Leo terkekeh geli melihat tingkah istri kecilnya yang kekanak-kanakan, sedari sampainya mereka di landasan pribadi milik Leo, sampai mereka harus naik mobil menuju rumah bak istana milik Leo. Cailey yang pura-pura tidur, dengan bola mata bergerak gelisah di bawah kelopak matanya, membuat Leo gemas dan hampir saja mencumbunya. "Jangan...!" sontak Cailey membuka mata lebar-lebar lantas menutup mulutnya dengan kedua tangannya. "Apa?" ujarnya datar. Mata sayu tapi tajam menatap Cailey, namun wanita yang di dalam gendongannya lagi-lagi harus kalah dan merasa malu sendiri karena pesonanya yang membuat setiap

