Kerinduan yang Terobati

1307 Words

“A Ilham katanya sakit ya?” terpangpang pesan dari Delina di aplikasi chat. Sudah seminggu ini mereka tidak berkomunikasi. Ilham sempat bingung mau balas apa, antara senang karena Delina masih memedulikannya, dan antara masih kesal soal kejadian saat rapat Osis itu. “Doain aja ya, Lin,” jawabnya lempeng. “A Ilham kayaknya masih sakit ya?” tanya Delina. “Iya, gara-gara kamu...” Ilham bergumam dalam hati. “Nggak kok, udah mendingan dari kemarin juga, ini aku mau pergi ke kampus,” jawab Ilham. “Oh gitu ya, ya udah hati-hati di jalan ya, kabar-kabari aku,” kata Delina. Ilham senang membaca pesan ini. “Kamu mau kabar apa?” tanya Ilham masih sok dingin. Terdengar sangat retoris. Delina sempat membalas agak lama, namun akhirnya terdengar bunyi notifikasi. “Kabar apa aja, aku udah lama gak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD