Saingan mendekat

2034 Words

Febi masih penasaran, sambil menatap layar handphonenya, dan mencoba menemukan nomor kontak Ilham. Ia sangat yakin, bahwa ia pernah sekali menghubungi Ilham waktu itu. “Sial! Gak ada dong!” gerutu Febi sambil melempar handphonenya ke atas kasur, akhirnya ia menyerah. Dari raut wajahnya terlihat jelas Febi cukup kesal. Febi masih terduduk di ujung meja belajar, seraya sesekali melirik ke tumpukan map di sebelahnya. Ternyata rasa penasarannya belum usai, sekali lagi ia mengambil map paling atas milik Misora, dan kembali membuka-buka lagi isinya, memastikan untuk yang terakhir kalinya, bahwa di sana sama sekali tidak ada nomor kontak apa pun yang bisa dihubungi. Termasuk nomor kontak vokalisnya. Dan kali ini Febi benar-benar menyerah. Setelah menggeletakan begitu saja map yang tadi dipegan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD