Episode 38

1336 Words

Sore harinya, Renatta terbangun dari tidurnya. Kepalanya sudah tidak pusing lagi, hanya saja dia masih merasa sangat lemas. Revan yang sedari tadi berada di kamar menemani Renatta melihat istrinya terbangun, Revan menghampirinya. "Sayang, kamu sudah bangun?" Tanyanya. Renatta bersandar di kepala ranjang, "Iya mas." "Bagaimana keadaan kamu sayang? Apa sudah baikan" Renatta mengangguk lemah, "Aku baik-baik saja mas." "Syukurlah." Ucap Revan seraya mengelus rambut Renatta. Revan tersenyum melihat istrinya baik-baik saja. Revan tidak bisa membayangkan jika terjadi sesuatu dengan Renatta, Revan pasti akan menyalahkan dirinya sendiri karena tidak bisa menjaga istrinya itu. "Kamu belum makan siang, aku akan membelikanmu makanan. Kamu tidak apa-apa kan aku tinggal sendiri?" "Iya mas." Rev

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD