Pekat dan Rekat

1147 Words

"Ibarat lekang yang tak menemui muara. Seperti kekang yang meramu misteri, bak sesak yang menjamu untaian mimpi dan jarak yang kian dipersempit." -Agal 2021- *** Lorong-lorong kantor menyambut dengan warna putih yang mendominasi, sebuah ruangan indah yang menyapa bersama wewangin bunga. Memang balai bahasa selalu membuat Nana semangat untuk bekerja, tempat yang Nana perjuangkan dengan belajar sungguh-sungguh agar lulus SKD dan SKB dan yang di ambil hanya dua orang dari ribuan pesangin, merasa beruntung bisa berada di tempat ini dengan berbagai orang hebat apalagi di sini teebagi menjadi bidang lingustik dan sastra, Nana dapat dipengembangan bidang sastra. Hari ini Nana berjanji akan mentraktir Aji dan Ani untuk makan di sebuah restoran seafood yang terkenal, karena memang kemarin merek

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD