BAB 57

1395 Words

BAB 57 Tiga titian tangga lagi hampir Celia selesaikan. Namun, seketika harapannya harus memudar ketika Bi Lala yang tergopoh dari belakang untuk membukakan pintu. “Assalamualaikum, Bi.” Abimanyu menyapa Bi Lala. “Waalaikumsalam. Ya ampuuun, Abi! Ayo, masuk, masuk!”Bi Lala menarik daun pintu dan membiarkan Abimanyu masuk ke dalam rumah. “Makasih, Bibi.” Abimanyu mengangguk sopan seraya melangkah ragu. Sudah sekitar setahun dirinya tidak menginjak rumah itu. “Duduk dulu, Abi. Biar bibi panggilkan Juragan Arga,” tukas Bi Lala dengan tergesa. “Iya, Bi.” Abimanyu pun mendaratkan b****g di kursi ruang tamu. Sesekali jemarinya membetulkan letak kacamata yang membuat penampilannya cupunya tampak sempurna. Celia masih mematung di tempat. Tak ada kata yang terucap dari mulutnya. Da membiarka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD