Chapter 34

1534 Words

“Sampai jumpa Senin depan!” ucap Rangga saat Angel sudah keluar dan berdiri di samping mobilnya. Angel memutar bola matanya malas. “Awas saja jika menjadi boss rese lagi!” ancamnya. “Harus profesional!” “Justru itu, aku gak bisa membalas perbuatanmu jika sedang bekerja.” “Risiko kamu, itu.” Angel semakin mendengus sementara Rangga tertawa. Namun, tawanya hanya sebentar karena ponselnya berdering dan menampilkan nama neneknya. “Istirahat yang cukup. Aku pulang dulu, ya. Oia, titip salam juga terima kasih untuk tante Bela! Bilang dari calon mantu terbaik sedunia.” “My God, so confident! Cepat pergi sana!” Angel melambaikan tangannya dan menunggu sampai mobil Rangga benar-benar pergi. Dia berbalik dan berjalan ke arah rumahnya. “Pagi, Mang Yana,” sapanya pada tukang kebun yang sedang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD