Chapter 10

1781 Words

“Ini adalah butik langganan keluargaku,” ucap Nadine menunjuk papan nama salah satu butik yang terlihat bergengsi. Angel melirik nama butiknya dan sontak mengernyit. “Wah sejak kapan?” batinnya bertanya. “Kamu pasti belum pernah masuk ke butik orang elite, bukan? Yuk, saya ajak kamu agar kamu tahu posisi kamu di mana sebenarnya.” “Yuk, saya ajak kamu agar tahu posisi kamu di mana sebenarnya.” Dalam hati Angel mengejek ucapan Nadine. Hello! Di atas langit masih ada langit, Saaay! “Baik, Nyonya. Terima kasih,” jawab Angel sopan. “Dari mana mami punya pelanggan angkuh cem wanita ular ini, sih?” lanjut Angel dalam hati. “Ayok, kita keluar. Tapi, sebelum itu tolong bukakan pintu untuk saya!” “Baik, Nyonya!” Angel tersenyum tenang—meski dalam hati gondok luar biasa. Dengan gerakan anggun,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD