Suasana yang hening itu terasa tidak mengenakan hati. Seorang pelayan datang membawa satu nampan berisi lima cangkir teh hangat, melegakannya dengan perlahan di atas meja. Kedatangannya seperti intermezzo. Membawa sedikit gaduh, di antara dalamnya keheningan. Karena tak ada dari mereka yang sepertinya berniat untuk membuka suara, sebagai pemecah keheningan selain suara cangkir teh yang beradu dengan meja kaca, Athar pun akhirnya memutuskan untuk kembali memecahkan suasana itu. Sepeninggal pelayan yang membawa teh, Athar segera melakukan niatnya untuk membuka suara. "Frey, jelasin dong kenapa kamu memutuskan untuk memilih Bu Fera yang kamu percaya untuk menangani makanan tradisional dalam bisnis kita?" Athar sengaja berkata demikian. Supaya misteri tentang alasan Freya memilih ibunya se

