Perusahaan Jacky Bangkrut

998 Words

Keesokan harinya. Cahaya matahari menyusup masuk lewat celah tirai jendela, menyinari wajah Molly yang baru saja membuka mata. Ia meringis, merasakan denyutan hebat di kepalanya. Kepalanya berat, pikirannya masih kusut oleh alkohol yang ditenggaknya semalam. Saat mencoba bangkit dari tempat tidur, tubuhnya terasa asing. Ia menunduk dan terdiam sesaat—jantungnya berdegup lebih cepat ketika menyadari dirinya hanya tertutup selimut, tanpa sehelai benang pun di tubuhnya. Mata Molly membulat, napasnya tercekat. "Dia… melakukannya saat aku tidak sadar?" gumamnya pelan, mencoba mengingat serpihan kejadian semalam. Bayangan samar tentang Vincent menyentuhnya, mencium setiap inci tubuhnya, melintas cepat di benaknya. "Dasar pria bej4t! Dia berani menyentuhku saat aku mabuk," ucap Molly dengan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD