Di malam hari. Vincent menghabiskan waktunya di kantor sambil duduk termenung, menatap kosong ke arah jendela gelap tanpa bintang. Asap rokok mengepul di sekitarnya, menyesakkan ruangan yang hanya diterangi lampu meja. Beberapa batang rokok telah habis di asbak, menandakan betapa gelisah pikirannya. Tangannya yang besar meremas ponsel dengan erat, menampilkan foto kiriman yang membuat dadanya terasa terbakar. Foto itu menampilkan Molly yang sedang tidur di samping Jacky. “Molly, aku begitu percaya padamu…” gumam Vincent dengan suara parau, seolah menyalahkan dirinya sendiri. Tatapannya redup, menahan perih yang menyesak di dadanya. “Tapi apa yang kau lakukan padaku… sepertinya aku salah percaya pada orang.” Dia menunduk, menutupi wajah dengan telapak tangan sambil menarik napas panjang,

