Sebuah kafe yang tenang, jauh dari hiruk pikuk kota. Aroma kopi menyelimuti udara, dan musik lembut mengalun pelan di latar. Vincent duduk di sudut ruangan, pandangannya terpaku pada cangkir kopi yang sudah mendingin. Saat Mona tiba dan duduk di depannya, keheningan sempat menyelimuti mereka. "Ada apa bertemu denganku?" tanya Vincent dingin, tanpa menatap mata wanita itu. Mona menggigit bibirnya, berusaha menyembunyikan gugup yang menyergap. "Kalau aku tidak bicara seperti itu... Apakah kamu tidak akan sudi bertemu denganku?" suaranya bergetar, namun tetap berusaha tenang. Vincent mengangkat alis, matanya kini mengunci pada wajah Mona. "Kau sengaja melakukan ini?" tanyanya tajam, seolah mencoba menahan amarah yang mengendap. "Vincent..." Mona menarik napas dalam. "Aku tahu kau membenci

