HASRAT

1744 Words

Sudah satu minggu Aindra tak lagi menjadi pengawal Felicia. Gadis itu selalu berganti pengawal. Hal itu membuat pemuda itu menjadi sedikit tak b*******h. Terlebih sekarang ia tak lagi menjaga pintu kamar nona mudanya. “Kenapa muka kamu kusut gitu?” tanya Dahlan ketua pengawal. “Tidak ada tuan, saya hanya merasa tidak ada kerjaan saja,” keluh Aindra. Dahlan hanya mengangguk tanda mengerti. Rupanya semua kini mengikuti saran dari Gema, salah satu anak buahnya. Menerima apapun perintah dari tuannya. Hingga terdengar teriakan Handoko memarahi salah satu pengawal. “Sudah saya bilang, mana Aindra, dia lebih tau dari kamu!” sentak pria itu. Doni, salah satu pengawal menunduk dengan wajah bersalah. Ia mencoba menggantikan pekerjaan yang biasa dilakukan oleh salah satu rekannya itu malah memb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD