HANYA PEMUAS SAJA

1758 Words

Semenjak ciuman kedua itu, Aindra lebih protektif pada nona mudanya. Felicia juga lebih sering mengandalkan pengawalnya yang paling tampan itu. Handoko tak mempermasalahkan kedekatan putrinya dengan salah satu pengawal terbaiknya. Karena bersanding dengan nona kaya raya. Aindra membeli beberapa set pakaian formal yang mahal. Pemuda itu mengganti penampilannya lebih berkelas dan elegan. Perubahannya menjadi sorotan semua pengawal. Hingga membuat sang ketua mulai gusar akan kedudukannya. “Ketua, Sailendra makin lama makin menjadi!” protes salah satu pengawal. “Benar ketua. Selama Aindra mengawal nona muda, gayanya sudah ingin menyamai tuan besar!” sahut salah satunya juga iri. “Sepertinya kebaikannya hanya untuk maksud terselubung?” hasut salah satunya lagi. Sang ketua pengawal juga mu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD