Hasil

2177 Words

Dina sudah selesai bersiap-siap. Hari ini ia akan memastikan tentang apa yang membuatnya cemas beberapa hari ini. Ia lalu melangkah keluar dari kamar. Dina melihat mamanya yang baru saja keluar dari kamarnya. “Ma,” panggil Dina. Desy yang baru saja menutup pintu, membalikkan tubuhnya setelah mendengar suara Dina. “Sayang, kamu jadi ke rumah sakit?” tanyanya lalu melangkah mendekat. Dina menganggukkan kepalanya, “tapi Dina berangkat sendiri aja, Ma. Dina ada janji sama teman juga soalnya.” “Kamu yakin, Sayang? Mama takutnya nanti ada apa-apa sama kamu,” ucap Desy sambil mengusap lengan Dina. Dina menggenggam tangan mamanya, “Dina baik-baik aja kok, Ma. Jadi Mama gak usah cemas. Kepala Dina juga udah gak pusing lagi,” ucapnya dengan tersenyum. Desy mengangguk, “nanti jangan lupa kaba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD