Kedatangan Dava

1858 Words

Hari ini weekend. Diva enggan pergi kemana-mana. Ia hanya ingin berada di apartemennya. Ia bahkan menolak ajakan teman-temannya untuk pergi jalan-jalan. Waktu menunjukkan pukul tujuh pagi. Tapi bukannya bangun, Diva malah menarik kembali selimut yang terlepas dari tubuhnya untuk menutup tubuhnya kembali. Apalagi suasana pagi ini sangatlah dingin. Tapi, baru lima menit Diva kembali memejamkan kedua matanya, terdengar suara bel berbunyi. Dengan kesal, ia terpaksa kembali membuka kedua matanya. “Siapa sih bertamu pagi-pagi begini! Gak tau apa yang punya rumah sedang gak mau diganggu!” kesalnya. Diva menyibak selimut yang menutupi tubuhnya, dengan malas ia beranjak turun dari ranjang, melangkah keluar dari kamarnya. Ia lalu melihat dari layar intercom didekat pintu. Kedua mata Diva membul

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD