Bab 20

1112 Words

Joan menghela napas sebelum menjawab pertanyaan Arlo. “Jadi, Kak,” sahutnya pendek. “Pulang jam berapa?” tanya Arlo lagi. “Sekitar jam sepuluh kalau tidak salah,” jawab Joan. “Aku juga baru pulang, Jo.” Arlo menceritakan kegiatannya setelah tadi pagi mengantar adik kelasnya itu. “Oh.” Hanya itu yang keluar dari bibir Joan setelah Arlo selesai bercerita. Sebenarnya dia sedang malas berinteraksi dengan seniornya itu karena sudah larut malam. Namun, karena masih menghormati Arlo, dia tetap menerima panggilan tersebut. Arlo merasa kalau Joan terdengar malas berbicara dengannya. Jawaban gadis itu hanya pendek dan sebatas menanggapi. Tidak seperti sebelumnya. “Sudah ngantuk, Jo?” pancingnya. “Iya, Kak. Agak capek juga karena belum istirahat sejak pagi,” timpal Joan. “Ya sudah, sebaiknya k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD