Emosi Arian

1223 Words

"Sebenarnya masalah kalian apa Ra. Kenapa sampai sekarang nggak ada habisnya pertengkaran kalian? Maaf, kalau aku lancang, tapi aku sedih dan nggak mau lihat kamu nangis Ra." Tanya Agam dengan lembut pada wanita yang duduk di depannya yang masih berderai air mata. Ternyata, bukan keputusan yang benar Shara meminta bantuan Agam membawanya pergi. Tapi karena kekalutannya tadi, Shara sampai melupakan kalau Agam menaruh perasaan padanya. Harusnya Shara menghindari pria itu agar masalah tidak bertambah rumit. Tapi ya sudahlah, sekarang semua itu tidak penting lagi. Shara tidak peduli jika Arian salah paham karena dia pergi dengan Agam, toh semuanya akan berakhir. "Aku memang bodoh Gam..." Lirihnya. Agam mengerutkan keningnya, melihat Shara dengan bingung. "Aku bodoh, karena tetap mencintai

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD