Aku, Roy dan Flinn duduk diam di kamar Flinn. Kami sedang terlibat pembicaraan yang cukup serius saat ini. Telah kuceritakan semua yang ku lihat di mimpiku pada mereka berdua. Flinn sempat memarahiku karena aku baru menceritakan tentang mimpi burukku sekarang dan bukannya menceritakannya sejak awal. Tapi, sungguh awalnya aku mengira pemandangan yang kulihat ketika Risa membunuh Rian di dalam mimpiku hanyalah sebuah kebetulan. Tanpa kuduga semua yang kulihat di dalam mimpiku berubah menjadi kenyataan yang benar-benar terjadi di dunia nyata. “Kinsey, kutanya sekali lagi padamu dan kau harus menjawab dengan sejujurnya.” tanya Flinn dengan tatapan matanya yang serius, membuatku spontan meneguk salivaku. Lalu kuanggukan kepala menanggapinya. “Kau lihat hantu Rika atau tidak pada tubuh Risa

