Seharian ini kami terus mengawasi tingkahlaku Risa melalui layar laptop Flinn. Tidak ada hal aneh yang dia lakukan, nyaris seharian dia hanya tertidur di ranjangnya. Dia bahkan mengabaikan makanan yang sengaja diantarkan ke kamarnya. Kami pun sudah berkenalan dengan keempat putra Erika. Mereka bernama Rian, Rony, Romi dan Randi. Jika melihat sikap yang mereka tunjukkan pada kami, bisa ku perkirakan mereka orang yang kurang bersahabat. Tatapan mereka memperlihatkan ketidaksukaan melihat kehadiran kami di rumah mereka. Tapi tentu kami mengabaikan mereka karena bagaimana pun alasan kami berada di rumah ini karena atas permintaan pemilik rumah ini yang tidak lain adalah Erika. Waktu terus berjalan, terasa begitu lambat hari ini ku rasakan. Bahkan meskipun waktu baru menunjukkan pukul 8 mal

