•Take a Ride•

1555 Words

Di saat yang sama, di kantor kepolisian Tokyo, Sakurai berkata, “jadi, kau bilang kalian berlima sebenarnya sudah memutuskan untuk pergi, tapi Majin membuat kalian tertidur dan berbuat seenaknya dengan tubuh kalian?” lontar Sakurai, mendengar penjelasan dari Shoji. “Ya,” tegas pria yang sering masuk kantor polisi itu. “Pokoknya kami sudah tak berurusan lagi dengannya setelah malam itu. Mereka berada di ruangan gelap tanpa perabotan selain meja dan bangku, dengan satu lampu bergantung di tengah, menyamai ketinggian kepala Shoji. Sakurai membalik lembaran di kertas penjepit, membaca penjelasan empat orang lain yang serupa. Wanita itu berdiri. “Hei, tunggu. Hukumanku tidak lama, kan?” kata Shoji. Sakurai mengangkat bahu singkat. “Aku inginnya sih kau dipenjara seumur hidup.” Shoji meloto

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD