Bab 20. Kelembutan Rama

1653 Words

“Sera!” bentak Rama, saat Sera baru masuk ke dalam kamar mereka. “Iya?” Terlihat Sera masuk ke dalam kamar dengan wajah yang lesu, bibir yang pucat, dan penampilan acak-acakan. “Darimana saja kamu?” tanya Rama, dengan nada dingin dan datarnya. Sera hanya diam tak menjawab pertanyaan dari Rama, ia langsung saja pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Baru selangkah Sera berjalan Rama langsung menahan pergelangan tangan Sera. “Kamu tau aku hampir gila mencarimu!” jata Rama dengan nada tinggi. Sera menatap datar ke arah Rama. “Maafkan aku tak memberitahumu tadi,” kata Sera dengan nada datar. Sera bukannya marah dengan Rama, tapi kebetulan ada Rama, Rama menjadi pelampiasan amarahnya. “Kamu pergi tanpa seizinku!” tekan Rama pada setiap perkataannya. “Maaf un—“ Rama langsun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD