68. Jantung Di Tubuhku

1223 Words

Di sisi lain kota, mesin mobil Dominic meraung di jalan berbatu Portofino. Ia menyetir sendiri, tanpa pengawalan. Tak ada yang lebih penting saat ini selain sampai di rumah, dan menatap manik biru sebening kaca milik Aveline sebelum semuanya terlambat. Pikirannya berputar pada Clarissa yang telah lebih dulu bergerak. Matteo Rinaldi ternyata bukan hanya alat, dia adalah peluncur peluru yang diarahkan tepat ke jantung Aveline. “Tuhan, jangan biarkan dia menonton videonya…” Tangan Dominic mengepal di atas setir, sementara tangan lainnya meraih ponselnya. Ia mencoba menelepon Aveline. Sekali. Dua kali. Tapi tidak dijawab. "Angkatlah, Little Dove… tolong angkat…" Tapi sayangnya, tak ada respons sama sekali. Aveline tidak mengangkatnya. *** Aveline menatap layar ponselnya yang berge

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD