69. Cinta Yang Takkan Berhenti

754 Words

Aveline tidak tahu bagaimana dirinya bisa berakhir di dalam pelukan Dominic di lantai kamar yang sunyi. Air matanya telah mengering, namun tubuhnya masih terasa dingin. Perasaannya remuk, tapi anehnya… hangat dari tubuh Dominic yang menyatu dengan dirinya terasa begitu menenangkan, serta mampu membungkam riuh dalam pikirannya. Ia tidak lagi melawan saat Dominic mengangkat tubuh mungilnya dalam gendongan. Tangannya melingkar di leher pria itu tanpa suara, dan pipinya bersandar di d**a bidang yang selalu memberinya rasa aman. Tanpa berkata sepatah kata pun, Dominic membawanya ke dalam kamar mandi utama yang luas. Ruang itu seperti potongan dari surga tersembunyi. Lampu gantung kristal yang berkilau lembut di langit-langit tinggi, ubin marmer hangat, dan di tengahnya, jacuzzi besar b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD