Bab 55

1311 Words

"Maaf aku tidak bisa. Jangan lagi memaksa dan cukup sampai disini saja," pinta Arin dengan mengatupkan kedua tangannya di depan d**a. Memohon agar Zidan mau melepaskannya dan tidak lagi berusaha untuk mendekat. Rasanya cukup sampai disini saja, karena ia tidak mungkin menyakiti Fachri lebih dari ini. "Hanya sebatas teman yang mengantarkan temannya hingga sampai di rumah. Tidak lebih," balas Zidan. Setelah menepikan mobilnya. "Sekarang beritahu aku kemana harus mengantarkanmu pulang." Arin menggeleng. "Tidak. Aku tidak bisa mengatakan di mana tempat tinggalku. Aku tidak ingin suamiku tahu, kita bertemu lagi dan aku malah pulang denganmu. Aku mohon mengertilah. Berteman bukan berarti kamu bebas mengantarkan aku seperti sekarang. Bukan berarti bebas menjamahku seperti di kamar mandi tadi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD