Bab 57

1058 Words

Seandainya Via tidak menangis, bisa dipastikan saat ini Arin belum mau melepaskan diri dari Fachri. Ia merasa nyaman, bahkan lebih nyaman daripada biasanya setelah sama-sama jujur dan membuka rahasia masing-masing. Rasanya hubungan mereka kembali ke awal, seperti pasangan pengantin baru lainnya. Rasanya lebih hangat dan dekat. "Hari ini ke kampus atau kantor, Mas?" tanya Arin. Seraya mempersiapkan pakaian yang akan dikenakan Fachri beraktifitas. "Ke kampus dulu baru ke kantor seperti biasa. Tapi, sebelum ke kampus aku ingin mengantarkanmu ke tempat praktek untuk bertemu dan berbicara dengan Zidan," tutur Fachri santai. Tanpa tahu tubuh Arin menegang karena ucapannya. Fachri datang ke perusahaan Zidan untuk meluruskan segala fakta diantara mereka semua. Itu artinya …. "Kamu tidak pe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD