Bab 34

1531 Words

Pahit. Ada sensasi agak pedas. Sedikit lengket pula di tenggorokan. Akan tetapi, itu semua bukan masalah saat ini. Karena setelah menandaskan satu gelas jamu racikan tersebut, Fachri merasa tubuhnya hangat dan enteng. Sehingga ia memutuskan untuk mandi, meskipun malam sudah cukup larut. Usai mandi dengan air dingin, Fachri pun duduk bersandar di kepala ranjang. Memainkan ponselnya, sambil menunggu Arin selesai mandi. Satu hari tidak memeriksa isi pesan yang masuk di setiap aplikasi chatting, Fachri menggeleng dibuatnya. Melihat isi chat di setiap grup yang ada di sana. Seperti biasa. Mahasiswa yang suntuk dan tidak memiliki kegiatan apapun, pasti akan saling menandai teman nya agar bergabung. Saling melemparkan candaan untuk mengusir penat. Sebuah kebiasaan bagi Fachri membaca satu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD