MADRID—SPAIN, 02.00 pm. Sebuah mobil putih berhenti di sebelah taman dekat daerah panti asuhan Contento. Gadis berperawakan tinggi yang memakai jaket tebal serta celana jeans panjang dengan masker hitam menutupi wajahnya melangkah mendekati mobil putih tersebut, kemudian mengetuk jendela kacanya pelan. Tidak lama setelah itu, seorang wanita paruh baya yang duduk di bagian kemudi terlihat dibalik kaca jendela mobil yang terbuka. “Masuklah,” perintahnya sambil menatap waspada daerah sekitar taman yang sepi—seolah takut apabila ada paparazzi yang melihat mereka. “Iya Madre,” jawab gadis bermasker hitam sebelum kemudian masuk ke dalam mobil dan duduk di samping wanita bangsawan yang barusan dia panggil Madre. “Bagaimana keadaanmu? Tahun ini musim dingin lebih ekstrem, apakah kamu selalu me

