Soundtrack: SNSD - Mistake
Sonyul masih terdiam. Gak ada satu kata pun keluar dari mulutnya. Hati dan pikirannya sekarang sedang konflik. Para member Shinee juga ikutan terdiam karena merasakan hal yang sama dengan Sonyul. Bingung. Pengen ngomong tapi gak bisa terucapkan. Sonyul yang merasa bahwa inilah akhir dari semuanya jadi murung dan diam seribu bahasa. Klek! Pintu room Shinee dibuka. Muncullah Hyurin.
‘’Annyeong! Wae? Kok pada diam semuanya?’’, tanya Hyurin memecahkan ketegangan diantara mereka. Sonyul yang merasa penyelamatnya datang memilih bersembunyi di belakang Hyurin.
‘’Sonyul? Ya! Sebenarnya ada apa sih kok sikap kalian hari ini pada aneh semuanya?’’, tanya Hyurin lagi.
‘’Hyurin, kamu sudah dengar gak gosip hari ini?’’, tanya Onew oppa.
‘’Ajik/belum, wae? Ada yang salah?’’
‘’Kami mau tanya sesuatu ke kamu. Tolong jawab jujur ya? Kamu kan sahabatnya Sonyul, jadi.....’’, kata Key oppa yang kalimatnya terputus karena ragu untuk menanyakan sambil melihat ke member Shinee yang lain.
‘’Jadi apa oppa? Aku gak ngerti!’’
‘’Aaaargh! Dasar Key! Gini, kami juga gak akan menanyakan hal ini kalo aja kami gak lihat sendiri kemarin! Sebenarnya sahabatmu Sonyul itu siapa? Apa benar dia ada hubungan dengan Sunny dan pak direktur?’’, tanya Jonghyun oppa gak sabaran.
‘’Mwo/oh? Maksud kalian.....? Kalian sudah tau?’’, kata Hyurin yang kalimatnya sempat terputus dan langsung mengerti apa maksud para oppa Shinee itu.
‘’Hyurin! Kan mereka gak boleh tau...’’, bisik Sonyul.
‘’Sonyul, ini sudah terbongkar! Mau ditutupi gimana lagi? Entah mereka tau darimana yang jelas kita harus bilang sebenarnya!’’, jelas Hyurin.
‘’Tapi.....’’, kata Sonyul berusaha membela diri tapi gagal karena percuma baginya mengelak karena sudah ada bukti masa mau ngelak?
‘’Onew oppa, Key oppa, Jonghyun oppa dan Taemin.... sebelumnya aku minta maaf dan mewakilkan maafnya Sonyul ke kalian. Seperti gosip yang kalian dengar dan apa yang kalian lihat itu memang benar adanya. Sonyul memang keluarga dari pendiri sekaligus pemilik dari kantor SME yang kalian naungi sekarang’’, jelas Hyurin yang tentunya membuat para member Shinee terkejut. Mereka gak nyangka dugaan mereka selama ini benar.
‘’Tapi Sonyul noona kenapa harus bohongi kami? Apakah noona malu berteman dengan kami?’’, tanya Taemin dengan wajah menahan tangis.
‘’Anio, anio/gak! Aku gak pernah berpikiran seperti itu sedikit pun.... justru akulah yang egois makanya jadi begini. Mianeyo/maaf...’’, kata Sonyul yang mulai menangis.
‘’Wae/kenapa? Aku masih gak paham kenapa kamu sampe membohongi kami? Padahal kami sudah menganggapmu keluarga’’, kata Key oppa kecewa.
‘’Mianeyo.... jongmal mianeyo/sungguh maaf.... Onew oppa... Key oppa... Jonghyun oppa dan Taemin! Aku gak pernah bermaksud membuat kalian kecewa seperti ini... Aku terpaksa berbohong karena aku takut kalo kalian tau siapa aku sebenarnya kalian akan menjauhiku!’’, kata Sonyul yang terus menangis. Hyurin berusaha menenangkannya.
‘’Kami juga minta maaf Sonyul! Sebenarnya apa yang kamu pikirkan ya gak salah mungkin kami akan jadi merasa segan kalo dari awal kami tau siapa kamu.... Tapi kami semua senang bisa kenal denganmu Sonyul! Biar pun kamu keluarga pemilik perusahaan sebesar ini tapi kamu gak malu berteman dengan kami!’’, kata Onew oppa.
‘’Jujur ketika kami tau sebenarnya kami kecewa sih... tapi kami juga merasa bersalah karena gak pernah memikirkan bagaimana perasaanmu saat harus menjalani ini semua! Kami benar-benar minta maaf Sonyul!’’, seru Key oppa diikuti member lain.
‘’Ne/ya! Aku juga minta maaf! Aku juga senang bisa kenalan sama kalian! Mau kalian artis ato pun bukan sekali pun aku masih tetap ingin berteman dengan kalian! Kalian masih mau berteman denganku kan?’’, kata Sonyul.
‘’Ne/ya, Sonyul noona! Kami akan selalu jadi teman noona mau noona itu siapa bagi kami Sonyul noona tetaplah Sonyul noona biarpun kami sudah tau siapa noona!’’, kata Taemin diikuti anggukan semuanya.
‘’A,ne/ohya bagaimana dengan Minho?’’, tanya Jonghyun oppa yang membuat semua tiba-tiba terdiam.
‘’Molla/gak tahu... aku bingung harus bilang apa sama dia’’, kata Sonyul yang jadi murung lagi saat ingat Minho belum tau sebenarnya.
‘’Kami juga bingung Sonyul harus menjelaskan apa ke dia. Karena posisinya lain dengan kami sih’’, kata Key oppa.
‘’Sonyul bukannya kami mau ikut campur masalah perasaanmu lho tapi.... sebenarnya kamu gimana sama Minho? Suka gak?’’, tanya Onew oppa.
‘’Ya, aku menyukainya. Entah sejak kapan perasaan ini ada. Aku juga kadang gak ngerti kok aku bisa punya perasaan ini karena gak mungkin banget aku yang kayak ini Minho bisa menyukaiku juga. Aigu/aduh.... kok aku jadi jujur gini sih? Hahaha’’, jelas Sonyul malu-malu.
‘’Gwaenchana/gak apa-apa Sonyul. Menurut kami itu gak lucu jadi kamu gak perlu merasa malu ato apa karena sebelum kamu jujur pun kami tau kok kalian saling menyukai’’, kata Key oppa.
‘’Ah, Jinca/beneran? Kalo kulihat gak gitu kok!’’, elak Sonyul yang sebenarnya senang juga kalo beneran begitu.
‘’Aigu/aduh... kami gak bohong kok! Habisnya, kelihatan lain sih pas Minho suka atau gak! Ya... tunggu aja pernyataan cinta dari dia! Suit! Suit!’’, goda Jonghyun oppa diikuti member lain.
‘’Aigu/aow, dasar kalian ini! Tapi kurasa dugaan mereka tepat lho Sonyul!’’, jelas Hyurin.
‘’Mwo/eh? Kenapa kamu bisa seyakin itu? Sok tau kamu!’’, kata Sonyul gak percaya.
‘’Ya/hey, kita buktikan aja nanti’’, kata Hyurin.
Keceriaan diantara mereka hadir lagi saat masalah siapa Sonyul sebenarnya terpecahkan. Awalnya ada rasa kecewa dan sedih saat tau tapi karena pertemanan mereka sudah begitu erat apa pun halangannya mereka masih kan tetap terus berteman. Gak ada masalah lagi saat mereka mengungkapkan semuanya tapi bagaimana dengan Minho? Apa reaksinya akan sama seperti member Shinee lainnya? Inilah masalah utama Sonyul. Mengaku, minta maaf dan memberi penjelasan begitu saja ke Minho apakah sudah cukup? Apa Minho bisa begitu mudah memaafkannya dan masalah akan selesai? Belum tentu begitu. Entahlah, mungkin saat ini belum waktu yang tepat makanya Sonyul akan tetap diam.
‘’Miane/maaf Minho... aku gak pernah bermaksud menipumu tapi aku takut kalo kamu tau yang sebenarnya yang ada kamu malah menjauh. Aku gak rela kebersamaan ini hilang gitu aja. Aku memang egois tapi aku lebih takut kehilangan kamu. Mungkin sekarang aku hanya bisa diam dan terus menikmati masa-masa ini sebelum ini berakhir!’’, pikir Sonyul.
***
Hari pernikahan Chunhee oppa dan Taeyeon onnie tiba. Semua keluarga diundang dan para artis juga ada yang diundang. Tentunya ini hari yang istimewa bagi Sonyul karena oppa tercintanya menikah. Bukan hanya itu, tapi karena hari ini istimewa dan karena dia keluarga yang menikah tentunya penampilannya juga jadi istimewa. Mulanya Sonyul malu dan gak pede sih dengan penampilannya tapi mau gak mau kan dia harus tetap pede keluar untuk ikut acara pernikahan ini. Masa dia mau ngumpet kayak kodok dalam tempurung? Bertelur dong! Kodok beneran aja gak tahan dikurung apa lagi Sonyul? Jjjjiiiiaaah! Plaakkkk!
Para tamu sudah berjubel dari pagi padahal upacara pernikahan belum dimulai. Kayaknya mereka gak mau melewatkan momen penting itu. Sonyul duduk di bangku dekat tempat upacara dan seseorang menegurnya.
‘’Sonyul~ah! Ngapain kamu sendirian disitu?’’, panggil Hyurin bersama para member Big Bang.
‘’Hyurin! Wah, datang sama namjachingunya/pacar nih!’’, seru Sonyul yang langsung berdiri dari bangkunya.
‘’Hahaha, jadi malu nih! A, ne kenalin ini G Dragon a.k.a Jiyong!’’, kata Hyurin saling memperkenalkan mereka. Sonyul mengulurkan tangannya lalu disambut Jiyong oppa.
‘’Sonyul’’
‘’Jiyong! Kamu juga bisa panggil aku GD oppa! A, ne jadi ini yang namanya Sonyul? Hyurin sering cerita tentangmu lho!’’, kata Jiyong oppa.
‘’Wah, kamu cerita apa tentang aku ke GD oppa?’’, tanya Sonyul.
‘’Hahahaha, ada deeeeeeeh! A, ne ini T.O.P oppa, Daesung oppa dan Taeyang oppa!’’, kata Hyurin.
‘’Yo, Sonyul! Jonen Daesung imnida!’’, kata Daesung oppa over semangat.
‘’Annyenghaseyo/halo Sonyul. Jonen Taeyang imnida’’, kata Taeyang oppa kalem.
‘’Annyeonghaseyo/halo Sonyul. Jonen T.O.P imnida! A, ne kamu adiknya Yejin noona kan?’’, tanya T.O.P oppa.
‘’Ne/ya! Gak nyangka kalo Yejin onnie bisa punya namja chingu kayak T.O.P oppa! Hahaha’’, seru Sonyul diikuti tawa semuanya.
‘’Ah, aku gak sehebat itu kok! A, ne btw mana si Seungri? Tadi ada sama kita kan?’’, tanya T.O.P oppa yang baru sadar kalo salah satu member mereka hilang.
‘’A,ne kemana tuh maknae/paling muda? Dasar nyusahin aja!’’, seru Jiyong oppa. Semua jadi ikutan nyariin Seungri oppa.
‘’Lho, itu bukannya Seungri ya?’’, seru Taeyang oppa.
‘’Mana?’’, tanya semuanya yang ikutan menengok ke arah Taeyang menemukan keberadaan Seungri oppa. Ternyata Seungri lagi sedang bersama cewek. Kalo dilihat dari gelagatnya sih kayaknya dia lagi tebar pesona ke itu cewek. Semua yang melihat cuma bisa geleng kepala dan menghampirinya.
‘’Ya! Dicariin daritadi ternyata disini! Ngapain kamu?’’, tegur Jiyong oppa.
‘’Eh, hyung! Biasa’’, jawab Seungri oppa. Karena merasa risih dengan keberadaan Sonyul dkk, cewek yang lagi dideketin Seungri pergi.
‘’Lho, Ya! Mau kemana?’’, kata Seungri oppa mau mengejar cewek itu tapi dicegah.
‘’Eeeitss, mau kemana lagi kamu? Hilang seenaknya ternyata main cewek!’’, kata T.O.P oppa.
‘’Sabar hyung! Kan gak ada salahnya kalo sekali-kali!’’, kata Seungri oppa.
‘’Apaan sekali-kali! Kamu tuh bukan sekali-kali tapi hobi!’’, timpal Hyurin.
‘’Ne! Makanya Yuri onnie gak mau sama kamu!’’, seru Sonyul.
‘’Hahahaha, Seungri dilawan!’’, timpal Daesung oppa dengan tawanya.
‘’Aigu/aduh.... kalian tenang dong! Santai! Ini bukan hal yang sulit bagi Seungri karena I’m the best, you know?’’, kata Seungri oppa dengan sombongnya.
‘’Hueeeek! Muntah darah kami semua dengar kamu bilang gitu! Playboy tetep aja playboy!’’, kata Sonyul.
‘’Sabar Sonyul sayang! A, ne kamu hari ini terlihat cantik sekali, apa buat aku?’’, kata Seungri sambil merangkul Sonyul bikin bulu kuduk Sonyul merinding aja.
‘’Anio/gak! Ogah aku dandan buat kamu! Sorry ya!’’, kata Sonyul sambil melepaskan diri dari Seungri oppa.
‘’Hahaha, kasian deh maknae kita ditolak!’’, seru Jiyong oppa diikuti tawa semuanya.
‘’A, aku pamit dulu mau ketemu Yejin noona! Kalo telat dia bisa ngomel lagi!’’ seru T.O.P oppa.
‘’Aku juga mau nyari Yuri noona! Yuri noona, Seungri comiiing!’’, kata Seungri yang langsung ngilang gitu aja. Tinggallah Sonyul, Hyurin, Jiyong oppa, Daesung oppa dan Taeyang oppa. Setelah T.O.P oppa dan Seungri oppa pergi mereka duduk di bangku dekat tempat upacaranya. Sonyul duduk dekat Hyurin dan Jiyong oppa dkk di dekat mereka. Tapi Sonyul dan Hyurin hanya ngobrol berdua sedangkan Jiyong oppa dkk ngobrol dengan bahasan mereka.
‘’Wah, gak nyangka ya tau-tau Chunhee oppa mau menikah!’’, seru Hyurin membuka pembicaraan.
‘’Ne/iya! Dulu aku sempat khawatir gak bakalan jadi gara-gara ulah para onnieku!’’, kata Sonyul.
‘’Yang penting sekarang jadi juga kan? Pasti para oennimu itu dongkol berat deh!’’
‘’Ne/ya! Misi memisahkan Chunhee oppa dan Taeyeon onnie gatot deh! Hahahaha’’
Mereka tertawa lalu diam sesaat dan mulai ngobrol lagi.
‘’Kalo gitu karena oppamu menikah sama oenniku kita jadi saudara dong!’’, seru Hyurin.
‘’Ne/iya! Gak nyangka ya!’’
‘’A, ne Sonyul kalo kamu suka Minho lalu Kim bum oppa gimana?’’
‘’Mwo/oh? Kok tiba-tiba tanya begitu?’’
‘’Gwaenchanayo/gak apa-apa, cuma pengen tau aja!’’
‘’Aku sih suka sama Kim bum oppa tapi ya suka sebagai saudara aja sih! Wae?’’
‘’Anio/gak, lupain aja tadi pertanyaanku! A, ne kamu sudah ketemu oppa-oppa Shinee?’’
‘’Ajik/belum, mungkin belum datang sih! A, ne aku lupa taruh tasku dimana! Aku cari dulu ya! Bye, bye!’’, kata Sonyul pamit meninggalkan Hyurin bersama member Big bang. Hyurin terdiam dan memandang Sonyul saat dia pergi. Matanya masih mengikuti Sonyul sampe sosoknya gak terlihat lagi.
‘’Wae/kenapa?’’, tegur Jiyong oppa melihat sikap Hyurin yang tiba-tiba diam.
‘’Anio/gak, gwaenchanayo oppa/gak apa-apa kak’’, jawab Hyurin.
***
‘’Aigu/aow... untung aja tasnya gak hilang! Mana ada hpku didalamnya!’’, kata Sonyul berjalan sambil memeriksa isi tasnya. Seseorang menegurnya.
‘’Sonyul~a?’’
Sonyul langsung mencari asal suara yang mencarinya. Ternyata Minho tapi dia gak sendiri. Minho bersama seorang gadis yang manis. Mereka menghampiri Sonyul.
‘’Ah, annyeonghaseyo/halo!’’, kata Sonyul memberi salam ke gadis di samping Minho.
‘’Annyeonghaseyo onnie/halo kak! Jonen Choi Ji Young imnida! Adik Minho oppa!’’, kata Jiyoung memperkenalkan diri.
‘’Wah, Minho kamu punya adik ya? Kok gak bilang?’’, tanya Sonyul.
‘’Mianeyo/maaf, soalnya aku tinggal di dorm makanya jarang ketemu juga’’, jelas Minho.
‘’A, ne nama onnie Sonyul ya? Minho oppa sering nyeritain tentang onnie lho!’’, kata Ji Young.
‘’Jinca/serius? Cerita tentang apa?’’, tanya Sonyul.
‘’Banyak! A, ne kalo menurutku sih Minho oppa itu suka....’’, kata Ji Young yang terhenti karena Minho menyuruhnya diam.
‘’Sssst....! Hahaha, gak usah kamu dengar katanya Ji Young! Dia memang gitu kok!’’, kata Minho gelagapan karena Ji Young hampir membongkar rahasianya.
‘’Ah, dasar Minho oppa! A, ne Ji Young senang banget bisa ketemu Sonyul onnie karena Minho oppa selalu cerita tentang onnie makanya Ji Young penasaran dan minta diajak kesini!’’, kata Ji Young.
‘’Gomawo/makasih Ji Young! Aku juga senang bisa ketemu kamu!’’
‘’A, ne Minho oppa kenapa gak pacaran aja sama Sonyul onnie? Ji Young pengen banget punya onnie!’’, seru Ji Young.
‘’Ngaco kamu!’’, kata Minho yang wajahnya memerah karena perkataan Ji Young begitu juga Sonyul.
‘’Aigu, wae/aduh kenapa? Kalian cocok kok!’’, tanya Ji Young.
‘’A, ne Ji Young hari ini ada beberapa artis yang di undang. Apa ada yang Ji Young suka?’’, tanya Sonyul.
‘’Ji Young ngefans banget sama Daesung hyung Bigbang!’’, kata Minho.
‘’Jinca/beneran? Aku baru aja ketemu. Apa mau kukenalin?’’, tawar Sonyul.
‘’Aigu/aduh... aku malu Minho oppa! Eng... memangnya boleh?’’, tanya Ji Young yang sebenarnya mau juga sih dikenalin.
‘’Ne/ya! Aku senang bisa bantu Ji Young!’’
‘’Gomawo/makasih onnie! A, ne toilet dimana ya?’’, tanya Ji Young lalu Sonyul menunjukkan. Tinggal Sonyul dan Minho. Hening. Kecanggungan di antara mereka belum habis juga.
‘’Adikmu lucu ya? Orangnya cepat bergaul ya?’’, kata Sonyul membuka pembicaraan.
‘’Ne/iya! Ji Young memang begitu! Tapi sebetulnya dia baik! Dia adik kesayanganku!’’, kata Minho.
‘’Kamu sayang banget ya sama adikmu? Memangnya kalian berapa saudara?’’
‘’Kami bertiga. Yang pertama Jongkook hyung, aku lalu Ji Young. Lalu kalo Sonyul?’’
‘’Saudaraku ada banyak. Kami berenam. Chunhee oppa dan Hyori oenni kembar tapi gak identik lalu ada Shiyeon onnie, Yejin oenni, Haejin oppa lalu terakhir aku! Banyak banget ya?’’
‘’Jinca/sungguh? Wah, aku gak nyangka saudaramu ada sebanyak itu! Pasti rame banget ya rumahmu?’’
‘’Bukan rame lagi tapi kayak perang dunia ke 3 kalo lagi ribut!’’
Mereka tertawa dan ngobrol lagi.
‘’Wae/kenapa? Kok lihatin aku kayak gitu?’’, tanya Sonyul saat Minho melihatnya dengan tatapan lain.
‘’Anio/gak, aku hanya merasa kalo kamu hari ini cantik sekali’’, kata Minho.
Deg! ‘’!!!!!!! Aigu/aduh, apa aku gak salah dengar ya tadi Minho bilang aku cantik? Ah, pasti wajahku merah kayak kepiting rebus deh!’’, pikir Sonyul.
Gak lama Ji Young muncul.
‘’Minho oppa, Sonyul onnie/kak!’’, sapa Ji Young.
‘’A, ne kayaknya sudah waktunya nih! Ayo kita ke tempat upacara!’’, ajak Sonyul.
‘’Kalo gitu ga ja/ayo pergi!’’, kata Ji Young.
Di perjalanan mereka masih ngobrol.
‘’A, ne mana yang lainnya?’’, tanya Sonyul.
‘’Molla/gak tahu, mungkin mereka sudah di tempat upacara karena tadi aku gak berangkat sama mereka!’’, kata Minho.
Sesampainya di tempat upacara pernikahan, upacara dimulai. Suasana tenang dan upacara pernikahan berjalan lancar. Pengantin keluar berbaur dengan para tamu. Semua memberi selamat kepada pengantin. Bisa terlihat wajah bahagia Chunhee oppa dan Taeyeon onnie. Ortu Chunhee oppa dan ortu Taeyeon onnie juga terlihat terharu dengan pernikahan anak mereka. Hari ini semua berbahagia.
‘’Wah, indah banget ya onnie! Ji Young juga mau jadi pengantin!’’, seru Ji Young.
‘’Ne/iya! Na do/aku juga! Tapi sama siapa?’’, kata Sonyul.
‘’Aigu, onnie/aduh kakak! Sama Minho oppa aja ya? Supaya Sonyul onnie bisa jadi onnieku!’’, kata Ji Young. Sonyul hanya tertawa aja dengar Ji Young bilang gitu. Hyurin menghampirinya.
‘’Sonyul~a! Dimana aja tadi kamu, wah ini siapa Sonyul?’’, tanya Hyurin.
‘’Annyeonghaseyo/halo! Jonen Choi Ji Young imnida/saya Choi Jiyoung! Adik Minho oppa!’’, kata Ji Young sambil memperkenalkan diri.
‘’Oh, adiknya Minho! Manis ya! Gak nyangka Minho punya adik cewek! Jonen Hyurin imnida’’
‘’Onnie temannya Sonyul onnie?’’, tanya Ji Young.
‘’Ne/iya! Lebih tepatnya kami sekarang saudara karena onnieku menikah sama oppanya!’’
‘’Wah, hebat! A, ne Hyurin onnie menurut onnie Minho oppaku cocok gak sama Sonyul onnie?’’
‘’Klop banget! Memang kenapa tanya gitu?’’
‘’Soalnya, bla, bla, bla......!’’, bisik Ji Young ke Hyurin.
‘’Aigu/aow... apaan sih mereka berdua ini?’’, pikir Sonyul.
‘’Tentu! Onnie setuju banget cuma mereka masih malu-malu tuh!’’, seru Hyurin.
‘’Kalian berdua tuh aneh ya ngomongin orang tapi orangnya ada di depan kalian!’’, kata Sonyul.
‘’Ya, gak apa-apa dong! Hahaha!’’, kata Hyurin.
Tibalah saat buket bunga yang dibawa pengantin wanita akan dilempar. Para wanita sangat antusias dan menunggu momen ini. Katanya kalo yang dapat bunga itu akan segera menikah.
‘’Wah, ayo kita ikut onnie!’’, ajak Ji Young.
‘’Eh, kamu aja! Aku gak deh!’’, tolak Sonyul.
‘’Sudah, ikut aja sana!’’, kata Hyurin.
Biar gak mau, Ji Young tetap menarik Sonyul. Mau gak mau deh Sonyul ikutan. Terlihat gak jauh ada member Shinee. Para oppa Shinee menyoraki Sonyul memberi semangat.
‘’Ayo, Sonyul! Kamu pasti bisa!’’, teriak Key oppa.
‘’Iya, ada Minho menunggu disini!’’, teriak Onew oppa diikuti member Shinee yang lain.
‘’Aigu/aduh, dasar mereka itu! Bikin aku malu aja!’’, gumam Sonyul.
Karena konsen dengan yang ada di depan, Sonyul gak sadar kalo Minho juga siap-siap dengan posisinya.
‘’Nah, kalian sudah siap kan? Aku lempar ya! Hana, dul, set/satu dua tiga!’’, kata Taeyeon onnnie sambil melemparkan buketnya. Para wanita yang memang antusias untuk mendapatkannya langsung histeris begitu buket dilempar. Mereka langsung bersemangat meraih buketnya tapi karena lemparannya kuat mereka yang di depan gak dapat tapi malah Minho yang dapat. Karena gak nyangka bakalan dapat Minho gak bisa meyeimbangkan tubuhnya dan..... Byyyyurr! Jatuhlah Minho ke kolam. Semua terkejut dan menolongnya.
‘’Minho! Aigu/aow, kok bisa sih kamu nyungsep ke kolam? Padahal sudah keren tadi dapet buketnya!’’, kata Key oppa yang membantunya berdiri.
‘’Iya, nih hyung! Kok bisa jatuh sih? Ke kolam lagi!’’, kata Taemin ikutan menolong Minho.
‘’Kamu sih ketinggian makanya jatuh!’’, seru Onew oppa.
‘’Minho! Kamu gak apa-apa?’’, tanya Sonyul menghampiri mereka.
‘’Gwaenchanayo/gak apa-apa! Cuma aku basah kuyup nih!’’ kata Minho.
‘’Iya nih Sonyul! Wah, Minho romantis banget ya pake ngambilin segala buketnya sampe jatuh ke kolam lagi!’’, seru Jonghyun oppa.
Baru Minho menggerakkan tangan kirinya yang menumpunya saat jatuh, dia merasa tangannya itu sakit.
‘’!!!!!!! Aigu/aow, tanganku kenapa nih? Jangan-jangan terkilir?’’, pikir Minho.
‘’Wae/kenapa Minho?’’, tanya Onew oppa.
‘’Anio, gwaenchanayo/gak,gak apa-apa!’’, kata Minho berusaha menutupi rasa sakitnya.
‘’Aigu/aduh... Minho oppa kok bisa jatuh ke kolam!’’, seru Ji Young yang baru datang.
‘’Eh, ada Ji Young! Iya nih oppamu jatuh ke kolam gara-gara Sonyul!’’, kata Key oppa.
‘’Kok aku? Aku kan gak tau kalo dia ikutan!’’, bela Sonyul.
‘’Loh, tapi bunganya buat noona kan?’’, celetuk Taemin.
‘’Cieee... cieee! Kayaknya ada yang mau jadian nih! Suit! Suit!’’, kata Onew oppa diikuti member Shinee yang lain.
‘’A, ne Sonyul kamu ya yang bawa Minho!’’, kata Key oppa.
‘’Mwo/eh? Kok aku?’’
‘’Kan dia jatuh karena kamu kan?’’, kata Key oppa.
Sonyul mau menolak sih tapi karena dia yang membuat Minho jatuh begitu akhirnya dia mau gak mau yang ngerawat Minho.
‘’A, ne Sonyul, bla, bla, bla....!’’, bisik Onew oppa sebelum Sonyul pergi.
‘’Minho oppa, Sonyul onnie! Ji Young dukung kalian jadian!’’, seru Ji Young.
Minho dan Sonyul hanya bisa diam karena malu. Mereka malah asyik ketawa-ketiwi.
Di ruang ganti, hanya ada Sonyul dan Minho. Mereka diam. Sonyul mengobati tangan Minho yang terkilir. Sonyul diam tapi dari wajahnya dia kelihatan sedih dan kesal. Minho menatapnya. Selesai mengobati, Sonyul memulai pembicaraan.
‘’Wae/kenapa? Kenapa kamu bisa senekat itu? Kalo kolam tadi ada pecahan kaca gimana?’’, kata Sonyul.
‘’Miane/maaf’’
‘’Dasar deh! Lagipula ngapain kamu ikutan ngambil buketnya? Kamu kan cowok’’
‘’Habis kayaknya kamu menginginkannya makanya aku mau menolongmu’’
‘’Mwo/hah? Aku gak begitu menginginkannya kok! Ji Young yang memaksaku ikutan!’’
Hening. Kecanggungan mereka bertambah karena hanya berduaan aja.
‘’Gomawo/makasih Minho! Walaupun akhirnya jadi gini!’’
‘’Cheonma/sama-sama. Aku senang kalo kamu senang!’’
‘’Wae/kenapa?’’
‘’Karena.............’’, kata Minho yang terputus kalimatnya. Tiba-tiba Minho memeluk Sonyul. Sonyul terkejut. Dia salting berat.
‘’Minho...........???’’
Minho melepas pelukannya dan menatap Sonyul. Sonyul yang ditatap begitu jadi grogi.
‘’Sebenarnya dari dulu aku mau bilang tapi gak pernah bisa. Sonyul..... saranghae/aku mencintaimu’’
‘’!!!!! Minho..... eng.... kamu gak bercanda kan?’’, kata Sonyul salting berat. Wajahnya memerah. Dia gak nyangka Minho bakal menyatakan cinta ke dia.
‘’Bagaimana denganmu?’’
‘’Minho.... na do saranghae/aku juga mencintaimu!’’, kata Sonyul setelah bilang itu wajahnya jadi tambah merah karena malu. Minho yang senang mendengar jawaban Sonyul langsung memeluk Sonyul. Lalu Minho menyentuh bibir Sonyul dan menciumnya. Sonyul gak pernah nyangka kalo cintanya ke Minho bisa terbalas. Dia masih gak percaya.
‘’Wae/kenapa?’’, tanya Minho.
‘’Aku gak mimpi kan?’’
‘’Tentu gak Sonyul!’’, kata Minho memeluk Sonyul. Sonyul bisa merasakan kehangatan pelukan Minho. Dia juga bisa mendengar detak jantung Minho. Rasanya dia masih belum percaya. Sonyul menatap wajah Minho yang begitu dekat dengannya. Sonyul mau menyentuh wajah Minho tiba-tiba........ Brrrukkkkk!!!!!! Pintu tempat mereka berada langsung terbuka. Sonyul dan Minho yang penasaran dengan orang yang mengintip mereka menghampirinya.
‘’!!!!! Ya ampun kalian! Ngapain disiniiiiiii????’’, seru Sonyul kaget karena yang mengintip mereka gak lain adalah para oppa Shinee.
‘’Hai Sonyul, Minho! Chukka hamnida ya!’’, kata Key oppa yang gak merasa bersalah sama sekali malah memberi selamat diikuti yang lain. Datanglah Hyurin dan Ji Young.
‘’Minho oppa! Sonyul onnie!’’, panggil Ji Young.
‘’Wah, kayaknya ada yang baru jadian nih! Chukkahamnida/selamat ya!’’, seru Hyurin.
‘’Jinca/seriusan? Wah, aku senang banget! Chukka hamnida ya oppa, onnie!’’, kata Ji Young yang wajahnya langsung berbinar-binar saat tau ada apa.
‘’Dasar mereka ini!’’, seru Sonyul sambil menutup wajahnya yang memerah.
‘’Gak apa-apa kan?’’, kata Minho sambil mengenggam tangan Sonyul. Para oppa Shinee, Hyurin dan Ji Young langsung heboh deh lihat adegan itu.
***
Sejak Sonyul dan Minho jadian, mereka terus jadi bulan-bulanan olok-olokkan para oppa Shinee dan Hyurin dan baru-baru aja SNSD khususnya Sunny. Sebagai sepupu, dia mendukung banget Sonyul dan Minho. Seperti hari ini. Sonyul baru aja datang, dia sudah digodain.
‘’Yuhu, Sonyul~a! Nyariin Minho ya? Dia lagi sibuk bentar lagi selesai kok! Tenang ajaaa!’’, goda Key oppa.
‘’Ehem, ehem. Yang lagi nungguin yayangnya nih! Asyik banget nih pacaran!’’, kata Onew oppa.
‘’Sonyul noona! Oh, lagi cariin Minho hyung ya?’’, tanya Taemin.
‘’Oh, Sonyul! Minhonya lagi sibuk! Bentar lagi datang kok!’’, jelas Jonghyun oppa.
Entah kenapa yang diomongin mereka pasti Sonyul selalu dikaitkan dengan Minho. Memang sih mereka pacaran, tapi kok Shinee oppa yang sibuk sih? Aaaa, jinca!
‘’Aigu/aduh.... kalian ini gak ada kerjaan apa godain Sonyul melulu?’’, seru Hyurin.
‘’Habisnya menarik sih godain mereka!’’, seru Key oppa.
Dari luar terdengar suara cewek yang gak asing dan suara Minho. Karena penasaran, Sonyul keluar diikuti yang lain.
‘’Aigu, oppa/aduh kak! Mau kemana! Aku ikut!’’
‘’Miane/maaf Sulli! Aku lagi ditungguin!’’, jelas Minho yang tangannya masih dipeluk Sulli erat gak mau lepas.
‘’Wah, Minho bahaya ya! Ada Sonyul di sini malah selingkuh! Ckckckck!’’, seru Onew oppa.
‘’Aaa, Sonyul ini gak seperti yang kamu kira kok! Sulli lepasin!’’, kata Minho yang berusaha melepaskan tangannya dari Sulli. Sonyul yang memang jelas cemburu dan sebel melihat itu langsung berbalik pergi meninggalkan Minho. Minho yang gak mau Sonyul marah tentunya berusaha mengejarnya.
‘’Minho oppa udah biarin aja cewek itu!’’, kata Sulli yang gak mau melepaskan tangannya dari Minho.
‘’Sulli lepasin!’’, kata Minho yang masih berusaha melepaskan.
‘’Wah, Sonyul kayaknya marah tuh! Hayu Minho!’’, seru Jonghyun oppa diikuti yang lain.
Karena takut gak sempat mengejar Sonyul, Minho terpaksa deh menarik tangan Sulli keras.
‘’Aya/aow! Aigu/aduh, Minho oppa sakit!’’, seru Sulli kesakitan.
‘’Miane/maaf, Sulli!’’, kata Minho yang langsung lari mengejar Sonyul. Para oppa Shinee menyorakinya.
‘’Hayu Minho palli/cepat! Entar gak keburu!’’, seru Key oppa.
‘’Semangat hyung! Hwaiting/semangat!’’, seru Taemin.
Sonyul yang sebel sama Minho jalan-jalan gak jelas ke mana arahnya. Dia mendumel sendirian.
‘’Dasar Minho pabo/bodoh! Pabooooo!’’, gumam Sonyul kesal.
Selagi kesal, Sonyul gak sengaja dengar percakapan kru disana. Karena namanya disebut, dia tertarik mendengarkan.
‘’Ya/hey! Kamu tau gak gosip yang kemarin itu dari siapa?’’, kata kru cewek yang berambut pendek.
‘’Gosip yang mana?’’, kata kru yang lagi pegang hp.
‘’Aigu/aduh, yang itu lho! Tentang cewek yang namanya Sonyul itu lho!’’, seru kru yang berdiri.
‘’Oh, itu! Katanya kemungkinan itu benar kan?’’, kata kru yang pegang hp tadi.
‘’Jinca/beneran? Tau darimana kamu!’’, tanya kru cewek berambut panjang tadi.
‘’Ya ampun kemana aja loe! Masa kalian gak tau! Aku dengar kalo managernya f(x) bilang Sulli yang cerita!’’, jawab kru yang berdiri.
‘’Jinca/sungguh? Kalo gitu managernya tau dari mana?’’, tanya kru yang pegang hp.
‘’Ya dari Sullilah! Gini, pas mereka istirahat gak tau kenapa Sulli membahas soal itu!’’, jelas kru yang berdiri.
‘’Lah, Sulli ngarang kali? Tau darimana?’’
‘’Tapi katanya itu 99% bahkan 100% benar soalnya Sulli dapat berita itu dari orang yang jelas tau sebenarnya!’’
Semua kru tadi terkejut apalagi Sonyul yang tadi mendengarkan. Ketakutannya muncul lagi. Dia juga gak habis pikir tau darimana Sulli soal itu? Selama ini dia selalu berhati-hati supaya gak ketahuan tapi inikah saatnya rahasia itu akan terbongkar juga? Sonyul yang gak mau mendengarkan percakapan itu berlari dari sana. Tiba-tiba ada yang memanggilnya.
‘’Sonyul~a!’’
Sonyul menoleh dan ternyata yang memanggilnya adalah Minho. Sonyul yang memang lagi kesal sama Minho dan jadi cemas soal rahasianya yang diomongin para kru tadi jadi tambah gak mau ketemu Minho dan memilih lari. Minho juga mengejarnya. Minho yang larinya memang lebih cepat dari Sonyul berhasil menangkap Sonyul.
‘’Hosh, hosh... aigu! Kamu marah banget ya sama aku?’’, tanya Minho yang masih berusaha mengatur napasnya.
‘’Anio/gak’’, jawab Sonyul yang gak memandang Minho.
‘’Jinca/beneran?’’
Sonyul gak menjawab dan gak menatap Minho. Karena gak yakin, Minho bertanya lagi dan jawabannya tetap sama. Tiba-tiba Minho merangkul Sonyul dari belakang.
‘’!!!!!!! Minho???!!’’, pikir Sonyul.
‘’Miane/maaf, kalo kamu segitu marahnya sama aku!’’
Sonyul gak menjawab tapi mendengarkan omongan Minho.
‘’Aku gak tau kalo Sulli masih aja terus nempelin aku! Miane kalo kamu gak suka! Kamu mau aku gimana supaya gak marah?’’
Sonyul gak menjawab. Minho yang pengen dengar jawaban Sonyul melepaskan rangkullannya dan membalikkan badan Sonyul ke hadapannya. Terlihat wajah cemas Minho yang gak disangka Sonyul.
‘’Sonyul~ah? Jangan diam aja dong!’’, kata Minho.
‘’Kamu menyebalkan! Sebel! Aku sebeeeeeeel!’’, seru Sonyul sambil memukul Minho tapi Minho menghentikannya. Sonyul hanya terdiam saat Minho menatapnya.
‘’Miane Sonyul sudah bikin kamu sebal sama aku! Aku lega akhirnya kamu bicara juga!’’
‘’Apa kamu segitu takutnya aku diam? Aneh!’’, kata Sonyul.
‘’Ne/iya! Apa kamu gak lihat wajahku yang mungkin gak jelas gimana bentuknya begini?’’
‘’Jinca/serius? Tapi kulihat kamu senang aja tuh dipegang sama Sulli!’’
‘’Anio/gak!’’
‘’Gojitmal/bohong!’’
‘’Kenapa kamu gak percaya?’’
‘’Wajahmu gak meyakinkan!’’
‘’Aaaa, jinca/benar-benar! Yaudah kalo aku begini gak akan marah lagi kan?’’, kata Minho sambil mengedipkan matanya dan memasang wajah paling imut.
‘’Hahahaha, ngapain kamu?’’
‘’Akhirnya kamu ketawa juga! Sudah gak marah lagi kan sayang?’’, kata Minho sambil mengulangi kedipan tadi.
‘’Dasar playboy!’’, kata Sonyul yang sebenarnya senang juga tapi dia gengsi. Minho tertawa dan mengandeng tangan Sonyul. Mereka berjalan ke ruang Shinee. Tentunya jadi olokan lagi saat mereka tiba berdua. Pake pegangan tangan lagi. Sonyul yang mudah tertebak wajahnya memerah sedangkan Minho hanya tertawa saat digodain yang lain.
***
Ada pertandingan bola di SME untuk para artisnya dan para krunya yang merupakan kegiatan rutin kantor SME untuk refreshing pada akhir minggu karena dipusingkan oleh kerjaan. Minho dkk pastinya ikut. Sonyul, Hyurin dan para yeoja duduk menonton sebagai pendukung. Baru pertama kalinya Sonyul ikutan jadi suporter kayak gini. Dia sih senang-senang aja. Mungkin ada Minho kali ya? Ciee, ciee! Bah, ribut amat nih author! Plllakkk!!!!!!
Sudah beberapa pertandingan dijalankan, sekarang giliran timnya Minho dkk melawan Super Junior. Kalo salah satunya menang, akan jadi juara. Karena Super Junior jumlah orang dalam timnya lebih banyak dari Shinee timnya Minho, mereka agak kewalahan. Apalagi lawan terberat Minho, Siwon ikut main. Sorak-sorai penonton membahana. Sebenarnya sudah bagus sih Shinee masuk final, tapi keinginan jadi juara pertama tetap ada. Meski sudah lelah, semangat tim Minho masih berusaha di kobarkan. Karena sama-sama tangguh, skor yang dihasilkan seimbang untuk sementara waktu. Para penonton semakin gemas dan penasaran dengan siapa yang bakalan jadi juara termasuk Sonyul.
‘’Shinee, hwaiting! Kalian pasti bisa!’’, seru Sonyul memberi semangat ke Shinee.
‘’Ayo, jangan mau kalah!’’, timpal Hyurin.
Tibalah tendangan penalti yang akan dilakukan Minho. Tendangan ini menentukan siapa yang juara karena pertandingan pertama dimenangkan Super Junior sedangkan yang kedua adalah Shinee. Semua gugup dan deg-degan. Suasana di stadion SME jadi hening. Menunggu detik-detik terakhir pertandingan. Waktu yang tersisa hanya lima menit. Minho bersiap-siap menendang lalu dia konsen dengan bola yang ada di depannya. Saat kakinya menyentuh bolanya, semua mata penonton langsung tertuju pada arah jatuhnya bola. Para pendukung Shinee dan Super Junior berharap-harap cemas dengan hasilnya. Sonyul yang sudah gugup luar biasa sangat berharap kalo hasilnya bakal seperti yang diharapkan. Dan......... Goal!!!!!!!! Suasana di stadion yang tadinya hening berubah jadi rame akan teriakan dan sorakan penonton. Tim dari Super Junior yang tau mereka kalah hanya bisa mengela napas. Minho yang telah berhasil membawa timnya pada kemenangan langsung dipeluk rame-rame sama teman-temannya.
‘’Wah, hebat hyung! Kita menaaaaaaaaaaaaaaang!’’, teriak Taemin dengan wajah berkaca-kaca.
‘’Flaming charisma kita memang hebat!’’, seru Key oppa sambil menepuk pundak Minho.
‘’Hidup Minho! Hidup Shinee!’’, teriak Onew oppa sambil memeluk Minho diikuti member Shinee dan suporter Shinee.
‘’Shinee, chukka hamnidaaaaaaaaaa/selamat!’’, teriak Hyurin dari bangkunya.
Kemenangan Shinee langsung dirayakan dengan sorak-sorai penonton. Sonyul juga termasuk dan saking senangnya dia terus berteriak tanpa memperdulikan tenggorokkannya yang mulai terasa sakit. Di lapangan, Minho mencari-cari Sonyul. Saat tau dimana keberadaan Sonyul, Minho lalu berlari ke bangku Sonyul dan menariknya ke lapangan. Sonyul lalu diangkat Minho dan mereka berputar-putar di lapangan. Sonyul hanya bisa pasrah dan sudah pusing karena putaran tadi.
‘’Aigu, aku pusing!’’, seru Sonyul sambil masih pegangan sama Minho karena badannya yang gak seimbang. Minho yang juga pusing hanya diam di tempatnya. Dia juga masih berusaha menghilangkan pusingnya. Para member Shinee langsung mengejar mereka saat mereka ketahuan berdua. Sonyul dan Minho terus berlari sampe mereka gak sanggup dan akhirnya terjatuh di tanah. Pasrah deh mereka berdua dililit spanduk.
‘’Aigu/aduh, dasar mereka! Sudah tadi pusing karena berputar-putar, sekarang kita dibungkus kayak pepes!’’, seru Sonyul. Minho hanya menatap Sonyul lalu menciumnya di depan semuanya! Sonyul tentu aja kaget dan yang di sana juga. Member Shinee mendekati Minho lagi lalu menonjoknya karena aksinya tadi. Sonyul hanya bisa terdiam di tempat karena malu. Hyurin menolongnya berdiri.
‘’Ayo berdiri Sonyul! Wah, dapat ciuman dari namja chingunya nih! Kayaknya bakal jadi gosip lagi nih!’’, seru Hyurin.
Saking malunya, Sonyul membisu. Semua mata tertuju padanya.
‘’Aigu/aow, apa sih yang dipikirkan Minho????!!!!! Aku kan malu!!!’’, pikir Sonyul.
Pertandingan hari merupakan yang pertama dan memalukan bagi Sonyul karena Minho tadi. Dia gak nyangka Minho bakalan nyium dia di depan semuanya.
***
‘’Annyeonghaseyo/halo semuanyaaaa!’’, seru Hyurin ke member Shinee.
‘’Annyeonghaseyo/halo, noona! Kok tumben datangnya cepat?’’, tanya Taemin.
Hyurin celingak-celinguk sebentar lalu bertanya ke member Shinee.
‘’Sonyul belum datang, kan? Joayo!’’
‘’Wae/kenapa? Memangnya kenapa Sonyul?’’, tanya Jonghyun oppa.
‘’Gini, entar lagi Sonyul ultah! Rencananya aku mau bikin kejutan!’’, jelas Hyurin.
‘’Jinca/beneran? Wah, Minho sudah tau belum?’’, tanya Key oppa.
‘’Molla/gak tahu, makanya nanti kita omongin sama dia!’’
Gak lama, muncullah Minho.
‘’Ya! Minho, sini!’’, panggil Onew oppa.
‘’Wae, hyung/kenapa kak?’’, tanya Minho yang segera menghampiri hyungnya.
‘’Kamu sudah tau kalo bentar lagi ultahnya Sonyul?’’, tanya Key oppa.
‘’Ne! Wae/iya kenapa?’’, jawab Minho yang teringat pembicaraannya sama Sonyul di telpon tadi malam.
‘’Gini, kami mau bikin kejutan! Kamu pasti ikut dong! Kan namja chingunya Sonyul!’’, jelas Hyurin. Minho hanya senyum aja dan ngangguk tanda setuju. Klek! Pintu dibuka, muncullah Sonyul.
‘’Annyeonghaseyo/halo! Ya! Ada apa rame begini?’’, tanya Sonyul.
‘’Anio, gwaenchanayo/gak, gak apa-apa...’’, kata Key oppa.
Mereka semua melakukan kegiatan seperti gak kelihatan merencanakan sesuatu supaya Sonyul gak curiga. Karena masih penasaran, Sonyul tanya ke Minho.
‘’Minho, sebenarnya ada apa? Kok kayaknya ada yang aneh? Perasaanku ajakah?’’, tanya Sonyul. Minho lalu membisiki Sonyul. Sonyul manggut-manggut mengerti maksudnya Minho.
‘’A,ne yang ‘itu’ jadi kan?’’, tanya Minho.
‘’Ne! Minho, namja chinguku!’’, jawab Sonyul yang membuat Minho tertawa. Minho mengelus kepala Sonyul karena gemes. Sonyul dan Minho yang terlalu asyik ngobrol gak sadar kalo sedari tadi diintip oleh Sulli. Betapa jengkel dan kesalnya dia saat tau Minho menjadi namja chingunya Sonyul apalagi saat pertandingan kemarin Minho terang-terangan kasih lihat kemesraan mereka. Sulli terus mencoba mencari cara gimana supaya Minho berpaling padanya walau dengan cara yang paling kotor sekalipun. Dia benar-benar gak rela Sonyul bisa dengan gampangnya meluluhkan hati Minho sedangkan dia gak.
‘’Sonyul, kubiarkan kamu tertawa bahagia sekarang! Tapi nanti kebahagiaan itu akan jatuh ke tanganku! Jadi, siap-siap aja kehilangan segalanya!’’, gumam Sulli yang penuh kebencian.
***
Hari ultah Sonyul tiba. Rencananya sih Hyurin dan member Shinee akan memberi kejutan sama Sonyul. Jadi, sehari sebelumnya mereka sudah siap. Mereka menunggu tepat jam 12 malam nanti. Jadi, Hyurin dan member Shinee yang sudah menyelesaikan pekerjaannya dari sore langsung pulang mengecek persiapan kejutan buat Sonyul. Dirasa sudah ok, mereka tinggal menunggu waktunya tiba. Tepat pukul 11:30 pm rencananya Sonyul bakalan dijemput Hyurin dan Onew oppa ke dorm Shinee. Hyurin mencoba menelpon Sonyul. Sekali gak diangkat, dua kali, tiga kali, bahkan hampir lima kali tetap gak diangkat.
‘’Wae/kenapa Hyurin? Gak diangkat?’’, tanya Onew oppa.
‘’Ne/iya! Kemana sih dia? Gak biasanya kali dia gak angkat!’’, kata Hyurin yang masih berusaha menelpon.
‘’Tidur kali makanya gak diangkat!’’
‘’Gak mungkin oppa! Dia itu biar ada suara dikit aja langsung bangun apalagi ada bunyi telpon!’’
Hyurin masih mencoba terus dan dia karena sudah gak sabaran akhirnya dia nekat telpon Haejin oppa.
‘’Yoboseyo/halo Haejin oppa?’’
‘’Oh, yoboseyo/halo? Hyurin? Wae/kenapa? Ini sudah malam! Hoaaam...’’, jawab Haejin oppa yang dari suaranya terbangun.
‘’Miane oppa/maaf kak! Aku mau tanya oppa bisa lihatkan gak ke kamarnya Sonyul dia tidur apa gak? Penting!’’
‘’Hmmmm... ne/iya!’’, kata Haejin oppa yang berusaha bangkit dari kasurnya ke kamar Sonyul. Dilihatnya dari luar dengan seksama. Celingak-celinguk mencari Sonyul.
‘’Gimana oppa?’’, tanya Hyurin.
‘’Sonyulnya gak ada’’, kata Haejin oppa.
‘’Mwo/hah? Oppa bilang apa tadi?’’, tanya Hyurin lagi karena takut salah dengar.
‘’Sonyul gak ada di kamarnya’’
‘’Heee??? Oppa yakin?’’
‘’Ne/iya! Sudah kucek tadi tapi gak ada’’
‘’Aigu oppa/aduh kak! Sonyul gak ada!’’, jelas Hyurin ke Onew oppa. Onew oppa juga terkejut.
‘’Hyurin? Kamu masih disana?’’
‘’Aaa, ne oppa/iya kak! Kira-kira tau gak Sonyul dimana?’’
‘’Hmmm.... coba kuingat dulu ya....’’, kata Haejin oppa yang lamaaaaaa banget kasih jawaban sampe hp Onew oppa berbunyi.
‘’Yoboseyo/halo? Key? Wae/kenapa?’’, jawab Onew oppa. Karena masih menunggu jawaban Haejin oppa yang super lama, lelet kayak keong mau muter itu Hyurin mencoba mendengarkan pembicaraan Onew oppa dan Key oppa. Tiba-tiba Onew oppa teriak mengagetkan Hyurin.
‘’MWO/hah???!!!! Kamu serius Key? Coba cari lagi!’’, seru Onew oppa yang super duper nyaring dari salon segede gaban deh!
‘’Wae oppa/kenapa kak?’’, tanya Hyurin yang kaget Onew oppa langsung menjerit.
Haejin oppa yang lamaaaa banget mikirnya lalu bersuara. Curiga tadi tidur sebentar di telpon makanya lama.
‘’Hyurin, aku ingat Sonyul kemana’’, kata Haejin oppa.
‘’Eo? Eng, ne oppa?’’, tanya Hyurin.
‘’Sonyul kalo gak salah tadi sore pamit ke Jeju’’
‘’Mwo/eh???!!!! Ngapain dia disana???’’
‘’Aku dengarnya dia pamit kesana tapi gak tau mau ngapain! A, ne katanya dia pergi bareng temannya! Eh, tapi temannya kamu kan? Lalu siapa temannya yang dia ajak itu?’’, kata Haejin oppa bingung dan malah balik nanya.
‘’!!!!!! Miane oppa sudah gangguin tidurnya! Gomawo!’’, kata Hyurin sambil mematikan hpnya.
‘’Cheonma/sama-sama.. Eh, Hyurin? Yoboseyo/halo? Yaudah, tidur lagi!’’, kata Haejin oppa balik ke kamarnya.
‘’Gimana oppa?’’, tanya Hyurin yang melihat Onew oppa juga baru aja mengakhiri telponnya.
‘’Kayaknya aku punya feeling nih!’’, seru Onew oppa.
‘’Maksud oppa?’’
‘’Kamu sendiri gimana Sonyul?’’, tanya Onew oppa.
‘’Kok balik nanya sih! Sonyul gak ada!’’
‘’Tuh kan bener deh feelingku!’’, kata Onew oppa sambil memegangi kepalanya.
‘’Wae/kenapa? Ada apa sih? Aku gak mudeng nih!’’
‘’Sonyul gak ada, Minho gak ada! Yah bener sudah feelingku!’’, seru Onew oppa lagi.
‘’Apa sih maksud oppa? Kok bawa-bawa Minho juga gak ada segala?’’, tanya Hyurin yang masih gak ngerti.
‘’Aigu/aduh, kok kamu lola banget sih? Tadi Key telpon, dia mencoba membangunkan member Shinee yang tidur termasuk Minho. Lalu saat dia membuka kamarnya Minho, itu orang gak ada di kamarnya!’’, jelas Onew oppa.
‘’!!!!!!! BERARTI.........!!!’’, seru Hyurin dan Onew oppa berbarengan.
‘’Aigu/aow, dasar mereka berdua! Awas kalo pulang nanti yaaaaa!’’, kata Hyurin sebel.
‘’Kok kita bisa gak sadar ya? Pabo!’’, seru Onew oppa sambil geleng kepala. Onew oppa menjalankan mobil menuju dorm Shinee. Gak tau deh gimana jelasin ke member yang lain. Sedangkan, Sonyul dan Minho.... dimana mereka sekarang???
To be Continues.....
Mwo/hah? Minho dan Sonyul gak ada? Kemana mereka berdua pergi? Kayak kawin lari aja! Capek dong pake lari segala!
Lalu, ngapain mereka sampe pergi diam-diam berdua segala?
Penasaran gimana kelanjutannya?
Jangan lupa baca Kejujuran Cinta Part 7 yaaaa....
Jangan lupa RCLS
*Read
*Comment
*Like
*Share
*Review
see you next time
bye bye